KPU Dumai Rekrut 100 Orang untuk Lipat Surat Suara Pemilu

KPU Dumai merekrut 100 orang tenaga lepas untuk membantu melipat surat suara pemilu. Pekerjaan ini ditargetkan rampung dalam 10 hari.

KPU Dumai Rekrut 100 Orang untuk Lipat Surat Suara Pemilu
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Pelipatan surat suara pemilu 2019 di sebuah KPU daerah beberapa hari lalu. KPU Dumai akan merekrut 100 tenaga pelipat surat suara, dan pelipatan ditargetkan selesai dalam 10 hari. 

tribunpekanbaru.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai merekrut 100 orang tenaga tambahan. Ketua KPU Dumai, Darwis, mengatakan, tenaga tambahan itu akan dimaksimalkan untuk tenaga melipat kertas suara menghadapi Pemilu Serentak 2019.

"Proses pelipatan kertas suara akan berlangsung selama 10 hari ke depan. Makanya kita butuh banyak tenaga untuk mempercepat proses tersebut," ungkap Darwis, Jumat (8/3).

Dijelaskan Darwis, perekrutan tenaga pelipat kertas suara ini dilakukan sejak hari ini oleh Sekretaris KPU. Masing-masing pekerja tidak diberi target melipat surat dalam satu hari kerja. Karena tenaga pelipat surat suara ini akan diberikan upah sebanyak surat suara yang berhasil dilipatnya.

"Kita memberikan upah kepada masing-masing tenaga pembantu sebesar Rp100 per lembar di potong pajak. Target harian tidak ada, hanya saja kita berharap pekerjaan tersebut bisa selesai dalam waktu sepuluh hari," kata Darwis.

Para tenaga tambahan itu direncanakan bekerja secara maraton hingga 12 Maret mendatang di Gudang KPU Kota Dumai.

Dikatakan juga, sepanjang proses pelipatan kertas suara, pihaknya juga akan melakukan seleksi terhadap surat suara yang digunakan untuk pencoblosan. Hal ini dinilai perlu, guna mencegah adanya kertas suara rusak atau disebabkan hal lain sehingga kertas suara itu batal digunakan.

"Selepas pelipatan, akan ketahuan apakah ada kertas suara yang rusak atau cacat karena kena tinta dan sebagainya," sampainya.

Darwis menyebut, sampai saat ini KPU Dumai masih menunggu logistik lainnya berupa formulir yang masih belum tiba.

"Kita masih tunggu kiriman formulir. Sampai saat ini masih belum sampai di Dumai," tuturnya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved