Rokan Hulu

Kepala Disdukcapil Syaiful Tegaskan Tak Ada WNA Miliki KTP-el di Rohul

Disdukcapil Rohulbelum pernah mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi Warga Negera Asing (WNA) di wilayah Rohul.

Kepala Disdukcapil Syaiful Tegaskan Tak Ada WNA Miliki KTP-el di Rohul
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Ilustrasi perekaman data KTP-el. 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Syaiful Bahri menegaskan, pihaknya belum pernah mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi Warga Negera Asing (WNA) di wilayah Rohul.

Berdasarkan instruksi dari Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Proses penerbitan KTP-el bagi WNA dihentikan sementara hingga proses Pemilu 2019 selesai.

Instruksi tersebut di keluarkan Dirjen pada Februari lalu, menyikapi kegaduhan terkait adanya WNA yang masuk dalam DPT Pemilu 2019.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, proses penerbitan KTP-el bagi WNA ditunda hingga selesainya Pemilu 2019," katanya, Minggu (10/3).

Syaiful menjelaskan, sesuai Undang-undang, WNA memang berhak mendapatkan KTP-el, jika ia sudah memegang Keterangan Izin Tinggal Tetap (KITAP) serta mengantongi rekomendasi dari Imigirasi dan Kepolisian.

"Saat ini belum ada satu pun orang asing di Rohul yang diterbitkan KTP-elnya oleh Disdukcapil Rohul," tegasnya

Meski demikian, Syaiful mengakui, ada dua orang warga negara Yaman yang bekerja sebagai pengajar di Pesantren Arroyan Kabun pernah mengajukan pembuatan akte kelahiran untuk anaknya yang lahir di Indonesia.

"Usulan tersebut masih dalam proses pembuatan surat keterangan tempat tinggal, dan yang bersangkutan masih melengkapi syarat," ucapnya.

Lebih lanjut diterangkannya, WNA memiliki KTP-el sebenarnya merupakan suatu hal yang biasa.

Namun, persoalan ini menjadi heboh ketika ada 103 WNA yang memiliki KTP-el masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

"Jadi kita tidak ada mengeluarkan KTP-el WNA kalau ada isu yang beredar di luar di Rohul ada WNA memiliki KTP- el itu adalah bohong," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/ donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved