Rokan Hulu

Minta Rp 15 Juta Cuma Diberi Rp 10 Juta, Tiga Warga Rambah Hilir Peras Kades Nasir

Tiga warga Rambah Hilir Timur Kabupaten Rohul harus meringkuk di sel tahanan karena diduga memeras kepala desa hingga belasan juta.

Minta Rp 15 Juta Cuma Diberi Rp 10 Juta, Tiga Warga Rambah Hilir Peras Kades Nasir
Polres Rohul
Tiga warga Rambah Hilir Timur yakni, pria berinisial AF (45), RS (48) dan ANH (50) dibekuk aparat dari Tim Saber Pungli Sat Reskrim Polres Rohul, dan saat ini ketiga sudah resmi ditetapkan tersangka. 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Tiga warga Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) harus meringkuk di sel tahanan karena diduga memeras dan mengancam kepala desa di Rohul.

Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua melalui Paur Humas Ipda Ferry mengungkapkan, ketiganya adalah AF (45), RS (48) dan ANH (50) dibekuk Tim Saber Pungli Sat Reskrim Polres Rohul, saat akan bertransaksi di RM Mitra Km 6 Pasirpangaraian, Jumat (8/3/2019) sore. Saat ini tiga pelaku sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Motif pemerasan dengan mengancam akan menyebarluaskan Lembar Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspketorat Rohul tentang adanya dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa oleh Kepala Desa Rambah Hilir Timur, HM Nasir.

Kades melakukan negosiasi dengan janji akan memenuhi permintaan tersangka, memberikan uang tutup mulut sebesar yang telah ditetapkan oleh tiga pelaku.

"Akhirnya terjadilah kesepakatan itu. Kades hanya sanggup memberikan Rp 10 juta, sebagai uang tutup mulut," jelasnya, Minggu (10/3/2019).

Namun, kata Ipda Ferry, karena merasa tertekan dan tidak terima, atas permintaan tiga pelaku, akhirnya Kades HM Nasir menghubungi polisi. Laporan diterima oleh Kanit Pidum Sat Reskrim
Polres Rohul Ipda Ulik Iwanto dan meneruskan ke Kasat Reskrim AKP Harry Avianto, SIK.

"Setelah menerima perintah, Kanit Pidum dan anggota langsung menuju lokasi yang diinformasikan, di lokasi benar adanya Pelapor (HM. Nasir) dan tiga tersangka. Tak menunggu lama, ketiga terlapor langsung dibekuk," ungkapnya.

Usai digelandang ke Mapolres Rohul, saat diinterogasi, ketiga pelaku mengakui telah melakukan pemerasan pada Kades dan meminta uang Rp 15 juta. Tetapi kades hanya menyanggupi Rp 10 juta. (Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved