Pelalawan

Padamkan Api di Pangkalan Terap, Kapolres Pelalawan Riau dan 220 Orang Satgas Nginap di Rumah Warga

Sejumlah alat berat diturunkan serta ratusan petugas yang terdiri dari tim BPBD, Disbun, Damkar, TNI, Polri dan pihak swasta.

Padamkan Api di Pangkalan Terap, Kapolres Pelalawan Riau dan 220 Orang Satgas Nginap di Rumah Warga
Istimewa
Upaya pemadaman Karhutla di Desa Pangkalan Terap, Teluk Meranti, Pelalawan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan dan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pelalawan Hadi Penandio saat ini masih berada di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Titik Karhutla di Pelalawan yakni Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti.

Kapolres dan Kepala BPBD Pelalawan sendiri sejak Sabtu kemarin (9/3/2019) berada di lokasi. Sabtu kemarin, mereka mendampingi bupati Pelalawan HM Harris yang mengunjungi lokasi Karhutla.

"Kemarin pak bupati sudah ke lokasi. Sekarang pak bupati sudah pulang. Saya dan pak Kapolres yang masih di lokasi," kata Hadi Penandio, Minggu (10/3/2019).

Hadi mengatakan ia bersama Kapolres serta ratusan petugas lainnya tidak pulang ke rumah. Semua petugas menginap di lokasi.

"Pak Kapolres nginap di rumah warga. Saya juga di rumah warga," ucap Hadi.

Baca: Bupati Pelalawan Riau Turun ke Titik Kebakaran Hutan dan Lahan di Pangkalan Terap

Baca: Disdik Riau Sebut Gaji Guru Honor di Pelalawan Dibayar Pekan Ini

Dengan kehadiran Kapolres, pimpinan operasi pemadaman Karhutla pun langsung dipundak sang Kapolres. Saat ini proses pemadaman terus dilakukan.

Dikatakannya, sejak Sabtu lalu, kekuatan penuh sudah dilakukan dalam upaya pemadaman di Pangkalan Terap ini.

Sejumlah alat berat diturunkan serta ratusan petugas yang terdiri dari tim BPBD, Disbun, Damkar, TNI, Polri dan pihak swasta.

"Ada sekitar 220 petugas di lapangan. Ini sudah kekuatan penuh," ujarnya.

Bukan hanya upaya pemadaman dari darat. Dari udara juga dilakukan lewat helikopter, yang melakukan water booming.

Hadi mengatakan Karhutla di Desa Pangkalan Terap memang tidak banyak titik api. Namun yang banyak titik asap yang diperkirakan didalami gambut sudah ada titik api.

Inilah yang dicegah pihaknya. Jangan sampai titik asap menjadi titik api apalagi saat ini, dilokasi tidak turun hujan.

Luasan lahan yang banyak ditemukan titik api tersebut diperkirakan 11 Ha.

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Bila ini menjadi titik api, akan menjadi kebakaran hebat dan bisa meluas.(Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved