Panpel Kejurda dan Gubernur Cup Taekwondo Siapkan Kuota untuk 800 Atlet

Kejurda Taekwondo sekaligus Gubernur Cup ini akan digelar 29-31 Maret mendatang di GOR Tribuana Pekanbaru.

Panpel Kejurda dan Gubernur Cup Taekwondo Siapkan Kuota untuk 800 Atlet
Tribun Pekanbaru/Rino Syahril
Panitia kejurda dan Gubernur Cup Taekwondo, menyiapkan kuota untuk 800 orang peserta. Kejurda ini akan digelar 29-31 Maret di GOR Tribuana Pekanbaru. 

tribunpekanbaru.com - Panitia pelaksanaan (Panpel) Kejurda dan Gubernur Cup Taekwondo 2019, terus mematangkan persiapan pertandingan. Dari hasil rapat yang digelar Sabtu (9/3) lalu, setidaknya menghasilkan beberapa keputusan.

Di antaranya, atlet yang sudah tampil di ajang sekelas PON dan SEA Games, termasuk kejuaraan internasional lainnya, tidak diperbolehkan tampil di kejurda nanti.

"Makanya saat pendaftaran, kita benar-benar menyeleksi ketat," kata Ketua Panpel Kejurda dan Gubernur Cup Taekwondo 2019, Jili Wulandari, Minggu (10/3) kepada Tribun.

Kejurda dan Gubernur Cup Taekwondo 2019 ini akan dihelat di GOR Tribuana, Jalan Diponegoro Pekanbaru, pada 29-31 Maret mendatang. Event ini mempertandingkan mulai dari kelas junior hingga kelas senior.

Jili menambahkan, pada kejuaraan nanti Panpel menyiapkan kuota untuk 800 peserta. Jumlah kuota ini sudah termasuk peserta Kejurda dan Gubernur Cup. Panpel pun mengimbau seluruh Pengcab Taekwondo se-Riau, plus klub taekwondo lainnya untuk mempersiapkan dan mendaftarkan para atletnya segera.

"Kuota 800 peserta ini target maksimal. Karena event ini kita helat hanya tiga hari. Makanya tidak bisa lebih dari kuota yang ditetapkan. Itu sebabnya kita imbau dari sekarang, peserta sudah bisa koordinasi dan konsultasi tentang pendaftaran kepada Panpel," sebutnya.

Mengenai kesiapan perangkat pertandingan lainnya, Jili menjelaskan, semua bidang sudah dinyatakan siap menyukseskan Kejurda dan Gubernur Cup nanti. Baik itu bidang pertandingan, bidang acara, bidang perwasitan, dan bidang-bidang lainnya.

"Tapi kita tetap menggelar rapat beberapa kali lagi jelang hari pertandingan. Termasuk memastikan seratus persen kesiapan semua bidang. Terutama pengurus teras PB TI yang bisa hadir dalam Kejurda nanti. Informasi terakhir, pengurus PB TI yang hadir ketua harian atau sekjen. Mudah-mudahan terealisasi," harapnya.

Kejurda ini merupakan program rutin Pengprov TI Riau setiap tahun. Tujuannya selain pembinaan para atlet di seluruh Riau, juga seleksi atlet untuk tampil pada Pra PON yang akan digelar sekitar September 2019 ini.

Para atlet hasil Kejurda ini, diharapkan nantinya bisa mewujudkan target TI Riau yaitu meloloskan banyak atlet tampil di PON tahun 2020 di Papua. Apalagi, TI Riau tetap mengusung target medali emas untuk Riau pada PON di Papua nanti. (saf/rsy)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved