Pekanbaru

MATINYA DEMOKRASI? Usai Gelar Aksi Damai, Guru di Pekanbaru Dapat Intimidasi, Ini Kata Kadisdik

Matinya demokrasi? Usai menggelar aksi damai di depan kantor Walikota Pekanbaru, guru di Pekanbaru dapat intimidasi, ini kata Kepala Dinas Pendidikan

MATINYA DEMOKRASI? Usai Gelar Aksi Damai, Guru di Pekanbaru Dapat Intimidasi, Ini Kata Kadisdik
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
MATINYA DEMOKRASI? Usai Gelar Aksi Damai, Guru di Pekanbaru Dapat Intimidasi, Ini Kata Kadisdik 

MATINYA DEMOKRASI? Usai Gelar Aksi Damai, Guru di Pekanbaru Dapat Intimidasi, Ini Kata Kadisdik dan Sekdako

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Matinya demokrasi? Usai menggelar aksi damai di depan kantor Walikota Pekanbaru, guru di Pekanbaru dapat intimidasi, ini kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik).

Sejumlah guru mengaku masih dapat intimidasi saat gelar aksi damai pada Senin (11/3/2019) di depan Kantor Walikota Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman.

Aksi guru sertifikasi ini masih menuntut revisi Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 7 tahun 2019.

Baca: ANCAM Teller BNI 46 Dumai dengan Parang, Margono Ternyata Penjual Bandrek, Ini Kata Keluarganya

Baca: TRIK Membuat Proposal PKM dan KBMI bagi Dosen dan Mahasiswa, STIKes Al Insyirah Taja Seminar

Baca: TERUNGKAP Identitas Pelaku Pengrusakan di Bank BNI 46 Dumai, Sempat Ancam Teller, Bukan Perampokan

"Kami dapat intimidasi lagi. Nama kami dicatat karena tidak bertugas, padahal kami memperjuangkan hak kami," papar satu guru, Raja Ira, Senin.

Wanita berkerudung menyebut bahwa intimidasi dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pekanbaru.

Dinas mengumpulkan absensi guru dari kepala TK, SD dan SMP negeri di Pekanbaru.

"Kenapa harus melihat absensi, padahal aksi kami untuk memperjuangkan tunjangan penghasilan bagi guru sertifikasi," paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menegaskan tidak ada intimidasi terhadap para guru yang ikut aksi pada Senin siang.

Jamal menilai penyerahan absensi hanyalah bagian dari SOP untuk membuat laporan kehadiran guru.

Halaman
1234
Penulis: Fernando
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved