Indragiri Hilir

497 Karton MINUMAN KERAS Impor Ilegal Diamankan Bea Cukai Tembilahan dan Polres Indragiri Hilir

Sebanyak 497 karton minuman keras (miras) impor ilegal diamankan Bea Cukai Tembilahan dan Polres Indragiri Hilir di Jalan Lintas Sumatera

497 Karton MINUMAN KERAS Impor Ilegal Diamankan Bea Cukai Tembilahan dan Polres Indragiri Hilir
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli
497 Karton MINUMAN KERAS Impor Ilegal Diamankan Bea Cukai Tembilahan dan Polres Indragiri Hilir 

497 Karton MINUMAN KERAS Impor Ilegal Diamankan Bea Cukai Tembilahan dan Polres Indragiri Hilir

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Sebanyak 497 karton minuman keras (miras) impor ilegal diamankan Bea Cukai Tembilahan dan Polres Indragiri Hilir di Jalan Lintas Sumatera.

Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Tembilahan dan Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil menegah barang barang kena cukai (BKC) berupa minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA).

Sekitar 497 karton minuman keras impor berbagai jenis dan merek ini di ekspos oleh Bea Cukai (BC) Tembilahan di Halaman KPPBC TMP C Tembilahan, Selasa (12/3/2019).

Baca: ASN Pemkab Siak Dirampok di Kawasan Perumahan, Perampok Berhasil Bawa Uang Rp 33 Juta

Baca: TERNYATA Pembunuh Ibu Rumah Tangga di Pelalawan Pasangan SUAMI ISTRI, Anak Korban Pura-pura Pingsan

Baca: Komunitas MOTOR GEDE Pekanbaru CBR Raider Club Rayakan HUT II di WAROENK BAPER Pekanbaru

Kepala Bea Cukai Tembilahan, Anton Martin hadir langsung memimpin ekspos yang juga tampak di hadiri, Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.IK, MH beserta jajaran dan Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan, Soesilo beserta jajarannya.

Kepala BC Tembilahan, Anton Martin menjelaskan, minuman alkohol tanpa dilekati pita Bea Cukai ini berhasil diamankan di Jalan Lintas Sumatera (SPBU Selensen) Kabupaten Inhil, Riau pada Senin (4/3/2019).

Atas sarana pengangkut barang yang ditegah serta pelaku, dijelaskannya lagi, telah diamankan KPPBC TMP C Tembilahan untuk dilakukan proses penelitian lebih lanjut.

“Saat ini penanganan perkara masih dalam prodes penyidikan dan telah ditebutkan SPDP pertanggal 5 maret 2019 yang telah disampaikan ke kejaksaan negeri dan tersangka telah di titipkan ke Lapas Tenbilahan,” ujar Anton Martin.

Menurut Anton Martin, hasil tangkapan ini diperkirakan bernilai Rp. 4. 109. 747.009,- dan berhasil menyelamatkan kerugian negara sekitar Rp. 8. 995.294.204,.

Baca: Warga Tulis SURAT TERBUKA kepada Bupati Kepulauan Meranti, Isinya Tentang Penderita TUMOR MATA

Baca: CEWEK CANTIK Pekanbaru Kampanye Stop Bullying pada Anak, Miris Melihat Kasus Bullying di Sekolah

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru, Jadi Duta FMIPA dan Suka Berpantun, Dipanggil Dayang Cermai

“Proses penindakan tentunya tidak terlepas dari kerja sama serta sinergi yang baik dan berkelanjutan antara Bea Cukai Tembilahan dan Polres Inhil serta Kejaksaan Negeri Tembilahan,” imbuh Anton.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved