Bea Cukai Tembilahan Ungkap 497 Karton Miras Ilegal Senilai Rp4 Miliar Lebih

Bea Cukai Tembilahan menegah truk bermuatan ratusan dus berisi minuman keras impor tanpa cukai yang akan dikirim ke Jakarta.

Bea Cukai Tembilahan Ungkap 497 Karton Miras Ilegal Senilai Rp4 Miliar Lebih
tribun pekanbaru
Kepala BC Tembilahan, Anton Martin, menunjukkan truk bermuatan 497 karton minuman keras ilegal impor dari berbagai jenis dan merek, saat ekspos di Halaman KPPBC TMP C Tembilahan, Selasa (12/3). 

tribunpekanbaru.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Tembilahan, dan Polres Indragiri Hilir (Inhil), berhasil menegah barang barang kena cukai (BKC) berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).

Ada 497 karton minuman keras impor berbagai jenis dan merek yang diekspos Bea Cukai (BC) Tembilahan, di Halaman KPPBC TMP C Tembilahan, Selasa (12/3).

Kepala Bea Cukai Tembilahan, Anton Martin langsung memimpin ekspos yang juga dihadiri Kapolres Inhil AKBP Christian Rony beserta jajaran, dan Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan, Soesilo, beserta jajarannya.

Kepala BC Tembilahan, Anton Martin menjelaskan, minuman beralkohol tanpa pita cukai ini berhasil diamankan di Jalan Lintas Sumatra tepatnya di SPBU Selensen, Kabupaten Inhil, Riau, Senin (4/3) lalu. Sarana pengangkut barang serta pelaku telah diamankan KPPBC TMP C Tembilahan untuk dilakukan proses penelitian lebih lanjut.

“Saat ini penanganan perkara masih dalam proses penyidikan, dan telah diterbitkan SPDP per tanggal 5 Maret 2019 yang telah disampaikan ke Kejaksaan Negeri, dan tersangka telah dititipkan ke Lapas Tembilahan,” ujar Anton Martin.

Dikatakan, hasil tangkapan ini diperkirakan bernilai Rp4.109.747.009 dan berhasil menyelamatkan kerugian negara sekitar Rp8.995.294.204.

“Proses penindakan tidak terlepas dari kerja sama serta sinergi yang baik dan berkelanjutan antara Bea Cukai Tembilahan dan Polres Inhil, serta Kejaksaan Negeri Tembilahan,” kata Anton.

Lebih lanjut Anton Martin menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi intelijen yang diperoleh KPPBC TMP C Tembilahan, mengenai adanya pemuatan minuman keras ilegal dari Kuala Proyek dengan tujuan ke Jakarta, Minggu (3/3) lalu.

Setelah melakukan patroli darat untuk pemantauan dan pemetaan di beberapa titik, tim penindakan lalu berkoordinasi dengan Polres Inhil, dan berhasil menemukan truk target yang sedang melakukan pemindahan muatan dari beberapa mobil minibus, Senin (4/3) sekitar pukul 04.30 WIB. Selanjutnya, tim memantau memberhentikan dan memeriksa pada pukul 09.30 WIB di SPBU Selensen.

“Dalam penegahan ini ditemukan minuman keras impor ilegal berbagai jenis tanpa cukai. Setelah dapat dipastikan informasi tersebut benar, tim kemudian berkoordinasi dengan Polres Inhil untuk melakukan pengawalan menuju Tembilahan,” tutur Anton Martin. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved