Terkait Dugaan Perusakan APK di Kampar, Bawaslu : Caleg Sudah Diimbau untuk Menertibkan

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar, Syawir Abdullah mengklarifikasi berita soal perusakan baliho Caleg di Kampar.

Terkait Dugaan Perusakan APK di Kampar, Bawaslu : Caleg Sudah Diimbau untuk Menertibkan
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
APK Caleg di Bilboard berbayar ditertibkan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar, Syawir Abdullah mengklarifikasi berita yang beredar tentang oknum Panwaslu Kecamatan yang merusak baliho caleg, Selasa (12/3/2019).

Baliho itu diketahui milik Toni Hidayat Caleg DPRD Dapil Siak Hulu dari Partai Demokrat.

Toni sebelumnya dikabarkan tidak terima baliho miliknya yang berada di kecamatan Siak Hulu ditertibkan dengan cara dirobek oleh jajaran Panwaslu Kecamatan di Kabupaten Kampar pada hari Minggu 10 Maret 2019.

Kabar itu kemudian beredar di kalangan insan pers, Toni akan melaporkan kejadian perusakkan ini ke pihak Polsek Siak Hulu.

Menanggapi kabar tersebut, Syawir Abdullah Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar berinisiatif melakukan klarifikasi.

Baca: Kerja Pejabat Pemprov Riau Tak Maksimal, Siap-siap Dinonjobkan

Baca: Penggunaan Jembatan Siak IV Masih Tunggu Sertifikat Layak

"Berdasarkan Surat Instruksi Bawaslu Kabupaten Kampar kepada jajarannya, baliho tersebut bukan dirusak tapi ditertibkan. Kegiatan Penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) se-Kabupaten Kampar sudah direncanakan pada hari Minggu kemarin," jelas Syawir.

Menurut dia, dua minggu sebelum dilaksanakan penertiban, Bawaslu Kabupaten Kampar sudah mengimbau secara lisan kepada Caleg agar APK yang melanggar diturunkan.

Namun sampai dengan hari penertiban pihak Caleg tidak menggubris imbauan Bawaslu.

Baca: SK PPPK Keluar Tergantung Ketersediaan Anggaran Pemprov Riau

"Baliho yang ditertibkan berada di Posko Pemenangan Caleg. Sesuai dengan Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tidak ada Posko pemenangan Caleg,” tegas Syawir.

Syawir menambahkan, berdasarkan kesepakatan antara Bawaslu Kabupaten Kampar dengan KPU Kampar, jika Caleg membuat Posko harus dipusatkan di kantor Parpol di tingkat desa. Jumlahnya satu posko di tingkat desa.

Syawir mengatakan, pihak Bawaslu Kampar telah memberikan penjelesan langsung kepada Caleg setelah penertiban dilaksanakan.

Hingga hari ini, pihak Bawaslu Kabupaten Kampar menunggu pembicaraan lebih lanjut secara resmi dari pihak Caleg.

Jika merasa belum puas dengan keterangan yang telah diberikan tersebut. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved