Siak

BAZNas Siak Berhasil Kumpulkan Zakat Rp 1,5 Miliar dalam Dua Bulan dari Tiga Unit Pengumpul Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Siak berhasil kumpulkan zakat Rp 1,5 miliar dalam dua bulan dari tiga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Siak

BAZNas Siak Berhasil Kumpulkan Zakat Rp 1,5 Miliar dalam Dua Bulan dari Tiga Unit Pengumpul Zakat
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
BAZNas Siak Berhasil Kumpulkan Zakat Rp 1,5 Miliar dalam Dua Bulan dari Tiga Unit Pengumpul Zakat 

BAZNas Siak Berhasil Kumpulkan Zakat Rp 1,5 Miliar dalam Dua Bulan dari Tiga Unit Pengumpul Zakat

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Siak berhasil kumpulkan zakat Rp 1,5 miliar dalam dua bulan dari tiga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Siak.

Hasil pengumpulan dana zakat selama Januari-Februari 2019 sangat fantastis, yakni Rp 1.565.304.855.

Dana sebanyak itu bakal disalurlan pada pendistribusian zakat tahap I 2019.

Baca: Lima WARNA BARU Yamaha Mio S Segara Hadir di Pekanbaru, Pemesanan Bisa Dimulai dari SEKARANG

Baca: RAPAT Penentuan Jumlah Cabor dan Kelas Porwil 2019 Digelar 20 Maret di Bengkulu

Baca: HATI-HATI Buang Sampah di Bengkalis, Pinggir dan Mandau, Ada Satgas Sampah yang Mengawasi

"Insyaallah kita salurkan kepada mustahik (yang berhak menerima zakat) yang tersebar di 14 kecamatan. Mudah-mudahan segera," kata Ketua BAZNas Siak Abdul Rasyid Suharto Pua Upa melalui Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Zakat, Dadang Saputra, Rabu (13/3/2019).

Ia menjelaskan, dana zakat yang akan disalurkan pada tahap I ini merupakan hasil pengumpulan selama 2 bulan, tanggal 1 Januari hingga tanggal 28 Februari 2019.

Sesuai dengan cut off dari masing masing Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa, kecamatan, perusahaan dan UPZ masjid yang ada di Kabupaten Siak.

Dadang juga menyebut pola rencana penyaluran zakat tersebut terbagi dalam 2 skema, yaitu pola produktif 70 persen dan pola konsumtif sebanyak 30 persen.

Pola produktif untuk mustahik yang mempunyai usaha atau berminat berwirausaha.

Baca: Pernah DIPAKSA Mengaku Memiliki Sabu-sabu hingga Divonis 5 Tahun Penjara, Ramona Kini Dibebaskan MA

Baca: 90 Persen Kopi Liberika Meranti Riau Diekspor ke Malaysia, Hanya 10 Persen di Indonesia

Baca: 7 Pelayan Warung REMANG-REMANG di Riau Diamankan Satpol PP Rokan Hulu, Pemilik Cafe Bernama Meme

Tujuannya agar dana zakat yang diterimanya dapat dijadikan modal, dengan harapan tahun berikutnya ia sudah menjadi muzaki, atau wajib zakat.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved