Pelalawan

Helikopter Water Bombing Bantu Padamkan 7 Hektare Lahan di Pangkalan Terap Pelalawan

Satu unit helikopter water bombing masih bekerja di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Helikopter Water Bombing Bantu Padamkan 7 Hektare Lahan di Pangkalan Terap Pelalawan
Helikopter Water Bombing (WB) di Pangkalan Terap, Kabupaten Pelalawan. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALANKERINCI - Satu unit helikopter water bombing masih bekerja di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

"Satu unit helikopter untuk water bombing masih kerja di Pangkalan Terap," kata Kepala Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Hadi Penandio, Rabu (13/3/2019).

Helikopter sudah lama bekerja di lokasi ini untuk membantu memadamkan sekitar 7 hektare lahan yang terbakar.

Hadi Pennadio saat ini berada di lokasi. Ia bersama ratusan petugas yang membantu pemadaman.

Saat ini, di lokasi tersebut, titik api memang hanya sedikit saja, yang banyak itu asap. Inilah yang dikhawatirkannya.

Petugas sudah membuat pembatas. Selain itu, petugas juga membuat penampung air agar pemadaman bisa cepat dilakukan.

Hadi mengungkapkan, Rabu (13/3/2019), analisis BMKG, tidak ada titik hotpsot di Pelalawan.

Karhutla di Teluk Meranti mebuat Dinas Kesehatan Pelalawan sigap dengan membagikan sejumlah masker. Tepatnya di Desa Pulau Muda, Senin (13/3/2019).

"Sudah bagikan masker di Desa Pulau Muda," kata Kepala Puskesmas Teluk Meranti, Magdalena, Rabu (13/3).

Masker lebih ditujukan kepada pelajar di desa tersebut. Sebenarnya, daerah yang paling banyak ditemukan titik api ada di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti.

Selama dua pekan desa tersebut ditemukan titik api.

Magdalena mengatakan untuk daerah Pangkalan Terap, memang paling parah asapnya. Namun penduduk di daerah tersebut sedikit.

"Untuk keluhan sakit ISPA tidak ada dari desa itu. Itu daerah sepi memang," ujarnya. (Tribunpekanbaru/palti siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved