Siak

Pernah DIPAKSA Mengaku Memiliki Sabu-sabu hingga Divonis 5 Tahun Penjara, Ramona Kini Dibebaskan MA

Pernah dipaksa mengaku memiliki sabu-sabu hingga divonis 5 tahun penjara, Ramona kini dibebaskan Mahkamah Agung, Mona minta Polres Siak pulihkan

Pernah DIPAKSA Mengaku Memiliki Sabu-sabu hingga Divonis 5 Tahun Penjara, Ramona Kini Dibebaskan MA
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Pernah DIPAKSA Mengaku Memiliki Sabu-sabu hingga Divonis 5 Tahun Penjara, Ramona Kini Dibebaskan MA 

Pernah Dipaksa Mengaku Memiliki Sabu-sabu hingga Divonis 5 Tahun Penjara, Ramona Kini Dibebaskan Mahkamah Agung, Mona Minta Polres Siak Pulihkan Nama Baiknya

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Pernah dipaksa mengaku memiliki sabu-sabu hingga divonis 5 tahun penjara, Ramona kini dibebaskan Mahkamah Agung, Mona minta Polres Siak pulihkan nama baiknya.

Ramona Safni binti Saril akhirnya bisa bernafas lega setelah keluarnya vonis bebas dari Mahkamah Agung itu.

Kenapa tidak, setelah divonis Pengadilan Negeri (PN) Siak pada Januari 2018 lalu 5 tahun 1 bulan penjara atas tuduhan kepemilikan 4 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu, ia terus berjuang hingga ke Mahkamah Agung (MA).

Baca: 90 Persen Kopi Liberika Meranti Riau Diekspor ke Malaysia, Hanya 10 Persen di Indonesia

Baca: 7 Pelayan Warung REMANG-REMANG di Riau Diamankan Satpol PP Rokan Hulu, Pemilik Cafe Bernama Meme

Baca: PENGUMUMAN Hasil Seleksi P3K atau PPP Pekanbaru, Ini Penjelasan Kepala BKP SDM Pekanbaru

MA memutuskan Ramona bebas dan tidak bersalah dalam perkara itu.

"Alhamdulillah, pada Sabru lalu saya dikasih tahu sama petugas Rutan Siak, saya bisa bebas," kata Ramona, Rabu (13/3/2019).

Ia telah merasakan dinginnya Rutan Siak selama 1 tahun 2 bulan.

Selama proses hukum berjalan Ramona merasa nama baiknya hancur di tengah masyarakat.

Keputusan MA membuatnya ingin mengabarkan ke semua pihak bahwa dirinya tidak seperti yang didakwakan pengadilan.

Karena itu, dia meminta kepada Polres Sjak agar nama baiknya dipulihkan kembali.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved