Pelalawan

Siswa Dikutip Rp 100 Ribu, Kepala SMKN 1 Sebut Tak Ada Paksaan, Beralasan Dana BOSDA Turun Drastis

Mulai Januari 2019, pelajar di SMKN 1 Pelalawan harus membayar sejumlah uang. Pembayaran ini diklaim karena dana BOS dari Pemprov Riau turun drastis.

Siswa Dikutip Rp 100 Ribu, Kepala SMKN 1 Sebut Tak Ada Paksaan, Beralasan Dana BOSDA Turun Drastis
Grafis Tribun Pekanbaru/Didik Ahmadi
Ilustrasi 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALANKERINCI- Mulai Januari 2019, pelajar di SMKN 1 Pelalawan harus membayar sejumlah uang.

Pembayaran ini diklaim karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Provinsi Riau turun jauh tahun ini.

Wali murid di SMKN 1 Pelalawan mengatakan ponakannya yang sekolah tersebut dibebankan biaya sebesar Rp 100.00 per bulan per siswa.

Pembayaran dana tersebut efektif mulai Januari ini.

Dana bulanan tersebut disebut sebagai SPP.

Kutipan ini diklaim sebagai keputusan bersama Komite Sekolah yang menggelar rapat Februari lalu.

"Ponakan saya memang sekolah di situ kelas I. Tinggal di rumah saya. Saya belum bayar uang Rp 100.000 per bulan itu," keluhnya, Selasa (12/3/2019).

Ia mendengar kutipan ini dilakukan karena dana BOSDA Provinsi Riau mulai 2019 turun.

Seharusnya, berapa kekurangan secara keseluruhan akibat menurunnya dana BOSDA Propinsi tersebut, disampaikan ke wali murid dan dibagi per siswa.

Saat ini, jumlah siswa di sekolah tersebut sebanyak 1.500 orang. Bila dihitung Rp 100.000 per siswa, maka akan didapat dana yang sangat fantastis.

Halaman
123
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved