Bocah Korban Kekerasan di Pekanbaru Jalani Pemulihan Psikis

Bocah laki-laki berinisial R (11), yang menjadi korban aksi kekerasan sadis pengasuhnya, JH alias Irwan (20) kini sedang menjalani observasi kesehatan

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Bocah laki-laki berinisial R (11), yang menjadi korban aksi kekerasan sadis pengasuhnya, JH alias Irwan (20) kini sedang menjadi observasi di Rumah Saki Jiwa (RSJ) tampan.

Selain mengalami kekerasan hingga mengalami luka hampir disekujur tubuhnya, baik luka bekas kekerasan tumpul dan luka bakar, sang anak juga mengalami trauma yang cukup hebat.

Korban diduga sudah mendapatkan perlakuan kasar dari JH sudah lama, dari awal bulan Januari 2019 lalu.

"Sudah kita obati, baik fisik maupun psikis, karena dia trauma. Kalau fisiknya sudah berangsur membaik, lukanya sudah mulai mengering, lebamnya sudah berkurang. Sekarang traumanya yang sedang kita upayakan untuk dihilangkan," kata Kapolsek Tenayan Raya, M Hanafi Tanjung saat dikonfirmasi Tribun, Kamis (14/3/2019) sore.

Lebih lanjut ia menerangkan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, guna pemulihan psikisnya.

"Sekarang korban masuk tahap observasi. Sudah kita rujuk ke RSJ Tampan. Ada pendampingan juga dari Lembaga Perlindungan Anak," tutur Kapolsek.

Untuk diketahui, berbagai macam bentuk penyiksaan, dilakukan JH kepada R hingga menyebabkan tulang dadanya patah.

Peristiwa penganiayaan ini terungkap saat R ditemukan oleh dua orang saksi bernama Joko dan Pardimin, yang tengah mengerjakan

kandang ayam di Jalan Sawo Mati, RT 004 RW 007, Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Senin (4/3/2019) sore.

Saat saksi membuka pintu kandang ayam, dia pun terkejut melihat korban yang dalam keadaan lemas dan memprihatinkan.

JH diketahui merupakan orang yang merawat korban selama di Pekanbaru. Kedua orangtua korban bekerja dan tinggal di Duri.

Proses penyidikan terhadap Irwan kini masih terus dilakukan. Penyidik masih melakukan pemberkasan sebelum melimpahkannya ke jaksa.(*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved