Karantina Dumai Bakar Berton-ton Bawang dan Jahe Selundupan dari Malaysia

Bawang dan jahe selundupan ini ditangkap jajaran TNI AL beberapa waktu lalu, dari sebuah kapal yang berlayar dari Malaysia.

Karantina Dumai Bakar Berton-ton Bawang dan Jahe Selundupan dari Malaysia
Tribunpekanbaru.com/Syahrul
Suasana pemusnahan berton-ton bawang dan jahe ilegal di Karantina Dumai, Kamis (14/3/2019). 

tribunpekanbaru.com - Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Wilayah Kerja Dumai, melakukan pemusnahan terhadap 6,9 ton bawang merah, dan 1,7 ton jahe ilegal asal Malaysia. Pemusanahan dengan cara dibakar ini dilakukan pada Kamis (14/3) di Dumai.

Seluruh obyek yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti hasil tangkapan Lanal Dumai pada 4 Februari 2019 lalu.

Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan Karantina Pekanbaru, Ferdi, memimpin langsung pemusnahan dengan cara dibakar tersebut.

"Upaya pemusnahan ini merupakan bentuk langkah tegas pemerintah dalam melindungi negeri dari masuknya organisme pengganggu tumbuhan, serta bahan pangan yang keamanannya belum terjamin," kata Ferdi di sela kegiatan pemusnahan.

Berdasarkan Permentan Nomor 43/2014, tempat masuknya bawang merah dari luar negeri ke Indonesia hanya bisa melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta, pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pelabuhan Belawan Medan, dan pelabuhan laut Soekarno-Hatta di Makassar.

Selain itu, barang-barang yang dimusnahkan tersebut juga dianggap tidak memenuhi ketentuan sesuai Permentan 55/2016 tentang Pangan Segar Asal Tumbuhan, karena hasil pertanian dari luar negeri tersebut tidak dilengkapi sertifkat hasil uji keamanan pangan, dan sertifikat keterangan asal dari negara asalnya, Malaysia.

"Atas dasar tersebut, komoditi bawang dan jahe ini kita sangkakan telah melanggar Pasal 31 ayat 1 jo Pasal 5 UU 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan," terang Ferdi.

Nahkoda kapal pengangkut bawang dan jahe berinisial M, yang ditangkap jajaran TNI AL saat sedang membawa muatan tersebut dari Malaysia, saat ini sudah mejadi tersangka dan diancam dengan hukuman kurungan tiga tahun penjara serta denda Rp150 juta.

Pemusnahan tersebut dihadiri juga perwakilan dari sejumlah instansi di antaranya Lanal Dumai, Polres Dumai, Kejari Dumai, Bea Cukai, dan PN Kelas IA Dumai. Bawang dan jahe tersebut dimusnahkan di halaman belakang Kantor Karantina Dumai di kawasan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved