Dumai

Karantina Dumai Riau Kembali Musnahkan 6,9 Ton Bawang Merah Ilegal dan 1,7 Ton Jahe Ilegal

Bawang merah dan jahe ilegal yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti hasil tangkapan Lanal Dumai pada 4 Februari 2019 lalu.

Karantina Dumai Riau Kembali Musnahkan 6,9 Ton Bawang Merah Ilegal dan 1,7 Ton Jahe Ilegal
Tribunpekanbaru.com/Syahrul
Suasana pemusnahan berton-ton bawang dan jahe ilegal di Karantina Dumai, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Wilayah Kerja Dumai memusnahkan 6,9 ton bawang merah dan 1,7 ton jahe ilegal asal Malaysia, Kamis (14/3/2019).

Seluruh objek yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti hasil tangkapan Lanal Dumai pada 4 Februari 2019 lalu.

Kasi Pengawasan dan Penindakan Karantina Pekanbaru Ferdi memimpin langsung pemusnahan dengan cara dibakar tersebut.

"Upaya pemusnahan ini merupakan bentuk langkah tegas pemerintah dalam melindungi negeri dari masuknya organisme pengganggu tumbuhan serta bahan pangan yang keamanannya belum terjamin," kata Ferdi.

Baca: Lebih Sepekan Harimau Serang Mardian, Warga Inhil Riau Tetap Diimbau Tak Beraktifitas di Hutan

Baca: VIDEO: Polda Riau Musnahkan Belasan Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi dari 11 Tesangka

Berdasarkan Permentan Nomer 43/2014, tempat masuknya bawang merah hanya dapat dilakukan di Soekarno Hatta Jakarta dan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Medan dan Pelabuhan Laut Soetta Makassar.

Masuknya barang-barang yang dimusnahkan tersebur juga dianggal tidak memenuhi ketentuan dalam Permentan 55/2016 Tentang Pangan Segar Asal Tumbuhan, karena tak dilengkapi Sertifkat Hasil Uji keamanan Pangan dan Sertifikat Keterangan asal dari negara asalnya, Malaysia.

"Atas dasar tersebut, komoditi bawang dan jahe ini kita sangkakan telah melanggar Pasal 31 ayat 1 Jo Pasal 5 UU 16/1992 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan," sampainya.

Terpisah, Nahkoda Kapal berinisial M yang membawa muatan tersebut saat ini sudah menjadi tersangka dan diancam dengan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp. 150 Juta.

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

 

Kegiatan pemusnahan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah instansi, diantaranya Lanal Dumai, Polres Dumai, Kejari Dumai, Bea Cukai dan PN Kelas I A Dumai di halaman belakang kantor karantina Dumai di Mundam, Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul)

Penulis: Syahrul
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved