Kepulauan Meranti

Sentra IKM Sagu Kepulauan Meranti Riau Ditargetkan Beroperasi Tahun 2020

Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Sagu di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur ditargetkan beroperasi pada tahun 2020.

Sentra IKM Sagu Kepulauan Meranti Riau Ditargetkan Beroperasi Tahun 2020
Tribun Pekanbaru/Teddy Yohannes Tarigan
Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI menggelar Sosialisasi Kemitraan Strategis Rantai Nilai/Pasok Komoditas Sagu antara KUKM dengan usaha Besar di Kabupaten Kepulauan Meranti tepatnya di Hotel Grand Meranti, Selatpanjang, Kamis (14/3/2019). 

Sentra IKM Sagu Kepulauan Meranti Riau Ditargetkan Beroperasi Tahun 2020

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Sagu di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur ditargetkan beroperasi pada tahun 2020.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, UMKM dan Koperasi Kepulauan Meranti Azza Fahroni Kamis (14/3/2019) mengatakan bahwa saat ini pembangunan IKM tersebut sudah 90 persen.

"Olahan yang akan dilakukan di sana adalah yang pertama adalah produk sagu basah menjadi sagu kering," ujarnya.

Dirinya mengatakan Sagu basah asal Kepulauan Meranti yang dijual ke Batu Pahat, Malaysia berada pada kisaran harga Rp1.800 hingga Rp 2.000 perkilo.

Baca: Lebih Sepekan Harimau Serang Mardian, Warga Inhil Riau Tetap Diimbau Tak Beraktifitas di Hutan

Sedangkan sagu kering saat ini bernilai kisaran Rp 6.500 perkilonya.

"Kalau ini bisa diolah oleh masyarakat kita, tentu akan meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya. Alhamdulillah ini sudah di depan mata kita semua," ujarnya.

Tidak hanya itu, sentra ini juga akan dibangun beberapa rumah produksi yang akan menghasilkan mi sagu.

"Jadi kita bisa produksi mi sagu yang berkualitas," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved