Berita Riau

Bawaslu Kota Pekanbaru Bolehkan Pemilih Bawa Kopekan ke Bilik Suara

Kendati diperbolehkan membawa kopekan ke bilik suara, Yasrif mengimbau para pemilih agar memahami dan lebih mengenal lagi para calon yang akan dipilih

Bawaslu Kota Pekanbaru Bolehkan Pemilih Bawa Kopekan ke Bilik Suara
Tribunpekanbaru/Theo Rizky
Suasana TPS 18, Kecamatan Rumbai Pesisir di dalam ruangan kelas SDN 86 Pekanbaru, Rabu (27/6/2018). Di TPS ini, seluruh petugasnya adalah wanita. Seluruh proses pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau di Kota pekanbaru kini telah selesai dilaksanakan dan secara garis besar berlangsung dengan lancar dan tertib. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekanbaru memperbolehkan pemilih membawa 'kopekan' yang berisi nama-nama Caleg dan Capres yang akan mereka pilih.

Hal itu dilakukan lantaran Bawalsu Kota Pekanbaru memaklumi kesulitan pemilih dalam mengingat nama dan Parpol pada Pemilu 2019.

"Ada 5 surat suara yang berisi para Capres, calon DPD dan juga Caleg, kemudian para Caleg terdapat di kolom Parpol, tentu hal ini sangat menyulitkan para pemilih dalam mengingat. Boleh-boleh saja bila pemilih membawa kopekan sebagai panduan ia mencoblos di bilik surat suara," ujar Komisioner Bawaslu Kota Pekanbaru, Yasrif Yakub Tambusai, Jumat (15/3/2019).

Apalagi kata Yasrif, nama yang tercantum di surat suara merupakan nama yang sesuai dengan kartu identitas para Calon.

Baca: Bawaslu Riau Temukan 15 Ribu Lembar Surat Suara Rusak di Rohul

Baca: Road Show Bareng Bawaslu, KPU Riau Mendapat Banyak Pertanyaan dari Pedagang

Sementara, pemilih kerap kali hanya mengenal para calon atau peserta pemilu dengan nama inisial atau panggilan akrabnya saja.

"Selain itu, pemilih juga bisa saja lupa Parpol pengusung Caleg yang akan dipilihnya. Sebab, bisa saja ada nama Caleg yang hampir serupa di surat suara," ujarnya.

Namun, ia mengingatkan para pemilih yang membawa kopekan agar tidak menunjukkan kopekannya ke pemiih lainnya.

Kendati diperbolehkan membawa kopekan ke bilik suara, Yasrif mengimbau para pemilih agar memahami dan lebih mengenal lagi para calon yang akan dipilihnya.

"Jangan sampai salah pilih, harus cerdas dalam memilih. Meskipun tetangga ataupun saudara sendiri, tapi Caleg yang dipilih harus jelas visi dan misinya dalam memperjuangan aspirasi masyarakat," ujarnya.

Baca: Bawaslu Kota Pekanbaru Belum Temukan Ada Tinta Meluber

Yasrif juga meminta kepada warga agar tidak takut melaporkan ke Bawaslu atau Panwascam terdekat jika ada indikasi pelanggaran kampenya yang dilakukan oleh peserta Pemilu.

Baik itu dari tim pemenangan Capres maupun tim sukses dari para calon DPD RI dan Caleg.

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

"Jangan takut, kami bersama pihak kepolisan akan lindungi pelapor. Kami juga bisa jadikan laporan tersebut sebagai temuan. Sehingga pelapor aman dari intimidasi," ujarnya.(Tribunpekanbaru.com/Guruh Budi)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved