Bengkalis

Masyarakat Sekitar Giam Siak Kecil Riau Berharap Pemerintah Komitmen Lestarikan Cagar Biosfer

Perekonomian warga sekitar sudah sangat tergantung dengan sumber daya alam yang tersedia di Cagar Biosfer.

Masyarakat Sekitar Giam Siak Kecil Riau Berharap Pemerintah Komitmen Lestarikan Cagar Biosfer
Ariau Aditya/Wikipedia
Cagar Biosfer Giam Siak 

Masyarakat Sekitar Giam Siak Kecil Riau Berharap Pemerintah Komitmen Lestarikan Cagar Biosfer

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Masyarakat Bukit Kerikil Kecamatan Bandar Laksamana yang tinggal di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil berharap pemerintah terus melakukan langkah konkret untuk pelestarian dan perlindungan terhadap cagar alam dari Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla).

Karena perekonomian warga sekitar sudah sangat tergantung dengan sumber daya alam yang tersedia di Cagar Biosfer.

"Selain sudah menjadi paru paru dunia, bagi kami Cagar Biosfer juga sudah menjadi sumber pendapatan. Di sana kami bisa mendapatkan ikan dari sungai untuk dijual," ujar tokoh masyarakat Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandar Laksamana, Suroso, Jumat (15/3/2019)

Baca: Road Show Bareng Bawaslu, KPU Riau Mendapat Banyak Pertanyaan dari Pedagang

Langkah-langkah konkret tersebut kata Suroso, bisa berupa kegiatan antisipasi terhadap Karhutla dan juga reboisasi di bagian kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil yang telah rusak.

Warga yang bermukim di kawasan Cagar Biosfer juga sepakat untuk mendukung pemerintah untuk melakukan pengawasan dan juga upaya pelestarian cagar.

"Kami siap mendukung pemerintah. Semua warga desa Bukit Kerikil telah sepakat untuk turut serta dalam menjaga Cagar Biosfer. Sebab itu, kami sangat berharap agar pemerintah komitmen dalam melakukan langkah langkah konkret dalam melestarikan Cagar Biosfer," ujar Suroso.

Dukungan dari masyarakat kata Suroso yaitu melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan adanya aktivitas ilegal di kawasan cagar.

Selain itu, warga sekitar juga telah aktif melakukan penanaman pohon Meranti untuk memperkaya keanekaragaman hayati di kawasan cagar.

Baca: 40 Orang Tewas Dalam Penembakan yang Terjadi di Masjid di Selandia Baru, 3 WNI Masih Hilang

Upaya itu dilakukan oleh warga secara sukarela dan swadaya masyarakat sekitar.

"Kami sangat mengharapkan dorongan pemerintah yang lebih besar dalam mendukung upaya kami. Saat ini dukungan pemerintah sudah cukup bagus, namun perlu ditingkatkan dengan cara melibatkan warga sekitar," tandasnya. (Muhamma Natsir)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved