Artis Korea

Seungri Ingin Tunda Wamil Usai Terlibat Skandal, Pihak Militer Korea Selatan Bereaksi

Sebagai informasi, Seungri dijadwalkan untuk menjalankan tugas wajib militer sebagai tentara aktif pada 25 Maret 2019.

Seungri Ingin Tunda Wamil Usai Terlibat Skandal, Pihak Militer Korea Selatan Bereaksi
Soompi
Seungri menjalani pemeriksaan di Kantor Polisi Metropolitan Seoul, Korea Selatam, dari Kamis (14/3/2019) hingga Jumat (15/3/2019) pagi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Pasca menjalani pemeriksaan polisi Jumat (15/3/2019), Seungri mengumumkan bahwa ia berniat mengajukan permohonan penundaan tugas wajib militer.

Ia mengatakan hal tersebut di hadapan awak media depan Kantor Polisi Metropolitan Seoul.

“Saya telah menyelesaikan investigasi untuk hari ini. Jika memungkinkan, saya berencana untuk menunda tanggal pendaftaran militer saya," kata Seungri, Jumat pagi.

"Saya akan membuat permohonan resmi hari ini ke Administrasi Tenaga Kerja Militer. Jika mereka memberi izin, saya akan menunda tanggal wajib militer untuk menyelesaikan penyelidikan sampai akhir," tambahnya,

Sebagai informasi, Seungri dijadwalkan untuk menjalankan tugas wajib militer sebagai tentara aktif pada 25 Maret 2019.

Baca: Ditetapkan Jadi Tersangka untuk Kasus Ini, Seungri BIGBANG Dicekal Keluar Negeri

Baca: Rating Drama Korea ‘My Strange Hero’ yang Dibintangi Yoo Seung Ho, Jo Bo Ah dan Kwak Dong Yeon

Baca: Fakta Kasus yang Seret Jung Joon Young, Diduga Sebarkan Video Mesum hingga Didepak dari Variety Show

Baca: Skandal Idol Kpop, Lee Jong Hyun CNBLUE Disebut Terlibat, SBS Ungkap Bukti Chatnya

Seungri sebelumnya terlibat dalam banyak insiden yang berawal dari kasus kelab malam Burning Sun, dari dugaan menyediakan jasa prostitusi, kolusi polisi hingga menyaksikan diskusi tentang perkosaan dan kekerasan seksual dalam chatroom.

Namun, Kepala Administrasi Tenaga Kerja Militer Ki Chan Soo menyatakan bahwa kemungkinan besar Seungri tidak bisa menunda wajib militernya.

Namun, keputusan diterima atau tidaknya permintaan Seungri itu tergantung dari alasannya nanti.

"Karena tidak ada alasan hukum yang memungkinkan Administrasi Tenaga Kerja Militer untuk menunda pendaftaran (Seungri).Jika situasinya tetap seperti itu, (Seungri) akan diselidiki dalam lingkup militer setelah terdaftar sebagai tentara aktif," ujarnya.

"Jika dia membuat permintaan untuk menunda tanggal pendaftarannya, kami akan melihat alasannya dan memeriksa dengan cermat," tambah Ki Chan Soo.

Apabila Seungri mengajukan permohonan menunda wajib militernya hari ini, hasilnya harus keluar dalam waktu 10 hari ke depan karena dia dijadwalkan bertugas pada 25 Maret.

Sebelumnya, Administrasi Tenaga Kerja Militer pernah menjelaskan bahwa tugas wajib militer Seungri akan tetap berjalan sesuai rencana, kecuali polisi mengeluarkan surat perintah penangkapan dan Seungri dipenjara sebelum wamil.

Namun, apabila penyelidikan dilanjutkan setelah tanggal pendaftaran wamil, polisi akan bekerja dengan pihak militer untuk melanjutkan investigasi. (Kompas.com)

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved