Pekanbaru

VIDEO: Satpol PP Pekanbaru Jaring Enam Anak Punk, Ada yang Berasal dari Aceh

Menurutnya, masyarakat terganggu dengan keberadaan anak punk tersebut. Ia menyebut bahwa para anak punk berencana singgah sementara di Pekanbaru.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Enam orang anak punk terjaring razia Satpol PP Kota Pekanbaru, Kamis (14/3/2019).

Personel Satpol PP Pekanbaru menjaring anak punk di Pertigaan Jalan SM Amin- Jalan HR Soebrantas.

Informasi Tribun, keenam anak muda dengan dandanan nyentrik sedang berada di emperan sebuah ritel. Para pemuda itu mayoritas berpakaian hitam.

Ada sejumlah tato sudah terajah di tubuh mereka.

Satu anak punk, Denny mengaku bahwa dirinya baru saja datang dari Aceh. Pemuda ini sudah datang bersama rekannya di Pekanbaru sejak, Rabu (13/3/2019).

Ia bersama anak punk lainnya langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Pekanbaru. 

"Kami mengamankan keenam anak punk ini karena masyarakat merasa resah," terang Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono kepada Tribun, Kamis (14/3/2019).

Baca: Perdana Menteri Australia Nyatakan Teroris Penembak Masjid Selandia Baru adalah Warga Negaranya

Baca: Terjaring OTT KPK, Ini Biodata dan Profil Ketua Umum PPP Romahurmuziy

Baca: 6 WNI Berada di Masjid Saat Penembakan Terjadi di Selandia Baru, Tiga Orang Masih Hilang

Baca: Promo Diskon Produk Kesehatan di Ace Hardware Panam Hingga 19 Maret 2019

Menurutnya, masyarakat terganggu dengan keberadaan anak punk tersebut. Ia menyebut bahwa para anak punk berencana singgah sementara di Pekanbaru.

Mereka memeriksa dan mendata keenam anak punk tersebut.

Para anak pun berasal dari sejumlah daerah. Mereka berasal dari sejumlah daerah yakni Aceh, Medan, Sumatera Barat dan Jambi.

"Kami sudah kordinasi dengan dinas sosial. Nanti para anak punk bakal dibina oleh dinas," paparnya.

Baca: Empat Pamen Pejabat Polda Riau Berganti, Ini Dia Nama Penggantinya yang Baru

Baca: Ketum PPP Romahurmuziy Kena OTT KPK, Ketua TKN Minta Pakai Asas Praduga Tak Bersalah

Baca: VIDEO Detik-detik Penyerang Memberondong Masjid di Selandia Baru Beredar, Ada Puluhan Kali Tembakan

Agus menilai belum ada efek jera dalam penertiban anak punk. Mereka yang datang ternyata bukanlah orang yang sama. "Jadi tidak ada efek jera, sudah diamankan malah yang lain tetap datang," ulasnya.

Personel Satpol PP Pekanbaru menertibkan anak punk sesuai Perda Kota Pekanbaru No. 5 tahun 2002 tentang ketertiban umum.

Mereka tidak cuma menjaring anak punk. Mereka juga menertibkan sejumlah baliho tanpa izin.

Ada dugaan baliho ini dipasang tanpa membayar pajak. Petugas menemukan Jalan Soekarno- Hatta, Jalan HR Soebrantas, Jalan SM amin dan Jalan Tuanku Tambusai.(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

Penulis: Fernando
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved