Bengkalis

Pemadaman Kebakaran Lahan di Pulau Bengkalis Riau Libatkan 238 Personil Gabungan

Selain kondisi air, yang menjadi kendala pemadaman di lokasi kebakaran juga termasuk cuaca dengan kondisi angin cukup kencang.

Pemadaman Kebakaran Lahan di Pulau Bengkalis Riau Libatkan 238 Personil Gabungan
Istimewa
Tim gabungan dari Kepolisian ikut memadamkan Karhutlah Bengkalis, Sabtu (16/3) 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Upaya pemadaman Karhutla di Pulau Bengkalis terus dilakukan tim gabungan Siaga Karhutla Bengkalis terdiri dari Polisi, TNI, Damkar, Regu Pemadam Perusahaan dan Masyarakat di daerah terjadi Karhutla. Jumlah tim gabungan melakukan pemadaman darat sebanyak 238 orang.

Hal ini diungkap Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika kepada tribun, Sabtu (16/3) siang. Menurut dia tim pemadam gabungan ini sudah disiapkan sejak pagi tadi.

"Sebelum melaksanakan pemadaman digelar apel bersama yang di pimpin langsung Danramil 01 Bengkalis Mayor Inf Bismi Tambunan. Dalam apel persiapan tersebut juga dihadiri Wakapolres Bengkalis Kompol Ade Zamrah dan Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis Tajul Mudaris.

Baca: Belum Ada Titik Api Baru, Upaya Pemadaman Masih Dilakukan di Pulau Bengkalis Riau

"Usai pengarahan apel, personil pemadam Karhutla ini dibagi empat titik untuk melakukan penyekatan api. Diantaranya sekitaran Jalan Bangsawan Desa Sungai Batang, Jalan Baginda Desa Sungai Batang, Jalan Anwan Desa Sungai Batang dan jalan Simpang Tiga Sungai Seliau desa Ketam Putih," ungkap Kapolsek.

Lahan yang terbakar ini berada sekitar 1,2 kilometer dari dari perbatasan Desa Ketam Putih dengan Sungai Batang.

Untuk mempermudah sumber air dalam melakukan pemadaman tim gabungan sudah menyiapkan Embung kemarin.

"Kita sudah siapkan embung untuk mempermudah pemadaman, Embung yang telah di buat berada di antara Desa Sungai Batang dan Sungai Liau Desa Ketam Putih. Pembuatan embung ini dilakukan karena debit air yang ada tidak mencukupi melakukan pemadaman," tambahnya.

Baca: Hari Ini 38 Hotspot Terpantau di Riau, Terbanyak di Bengkalis

Selain kondisi air, yang menjadi kendala pemadaman di lokasi kebakaran juga termasuk cuaca dengan kondisi angin cukup kencang.

Saat ini angin dilokasi cukup kencang diperkirakan kecepatannya 8 knot. 

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

"Meskipun demikian kita masih tetap melakukan pemadaman sampai saat ini," tandasnya.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved