Teknik Sederhana Ini Dapat Perbaiki Konstruksi Bangunan Turun Tanpa Dibongkar

Turunnya konstruksi mengakibatkan bangunan menjadi miring dan rawan ambruk. Kondisi seperti ini banyak dijumpai di Pekanbaru.

Teknik Sederhana Ini Dapat Perbaiki Konstruksi Bangunan Turun Tanpa Dibongkar
tribun pekanbaru
RETAK - Bangunan rumah terlihat retak dan miring akibat penurunan tanah. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketahanan bangunan rumah sangat ditentukan tekstur tanah.

Rumah tentunya harus dibangun di atas tanah yang keras agar mampu menahan beban bangunan. Kondisi tanah yang kurang padat bisa menyebabkan turunnya konstruksi.

Turunnya konstruksi mengakibatkan bangunan menjadi miring dan rawan ambruk. Kondisi seperti ini banyak dijumpai di Pekanbaru.

Biasanya di areal bekas rawa atau tanah bergambut yang digali kemudian ditimbun sebelum pembangunan.

Irwan, seorang ahli konstruksi di Pekanbaru mengungkapkan, kerusakan seperti ini bisa diatasi tanpa pembongkaran.

Dengan teknik yang sederhana, bangunan dapat ditahan agar konstruksinya tidak turun terus-menerus.

Menurut Irwan, salah satu ciri konstruksi yang turun biasanya ditandai dengan keretakan pada dinding pada bagian tertentu dan lantai menurun.

Ia sering menjumpai penurunan terjadi pada bagian sudut bangunan dimana tiang dan pondasi bertumpu.

"Tidak perlu dibongkar. Cukup dengan pemasangan cor bertulang di bawah pondasi yang turun. Biayanya lebih murah sampai 50 persen dari pembongkaran dan membuat baru," ungkap Irwan, Kamis (14/3/2019).

Ini diterapkannya di sebuah di Jalan Asakinah, Rumbai. Irwan menanam tiang pancang pada kedua sisi kanan kiri pondasi yang turun.

Halaman
123
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved