Kepulauan Meranti

200 Hektar Kebun Karet di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau Akan Direplanting

Menurut Dinas Perkebunan dan Holtikultura Kepulauan Meranti, bahwa pohon karet yang ada di Kepulauan Meranti sudah sangat lama dan harus diganti

200 Hektar Kebun Karet di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau Akan Direplanting
Tribunpekanbaru/nasuha
Presiden Gunakan Seragam Kebesaran Melayu Saat Replanting Sawit di Rokan Hilir 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Perkebunan Karet di Kepulauan Meranti akan direplanting tahun ibu.

Kepala Dinas Perkebunan dan Holtikultura Kepulauan Meranti, Tengku Efendi bahwa pohon karet yang ada di Kepulauan Meranti sudah sangat lama dan harus diganti.

"Kita sudah melakukan survei ke lapangan, dan setelah kita lihat memang karet yang ada saat ini merupakan karet zaman dulu, selain pohonnya yang sudah tua dan tidak layak produksi patinya pun sudah sangat jauh berkurang," ungkap Efendi Minggu (17/3/2019).

Efendi mengatakan pihaknya akan segera melakukan replanting agar produksi karet di Kabupaten termuda di Provinsi Riau itu bisa meningkat.

"Apalagi sebagian besar masyarakat kita mata pencarian bersumber dari karet. Untuk itu kita akan mengupayakan bagaimana perekonomian masyarakat bisa meningkat," katanya.

Baca: 5.611 Hektare Lahan Sawit Petani Riau Siap Direplanting

 

Baca: KUD Makmur Lestari Sudah Terima Bantuan Dana Replanting

Efendi juga menuturkan, untuk melakukan replanting itu sangat dibutuhkan kerjasama dan partisipasi dari masyarakat sehingga program tersebut bisa dilaksanakan dengan baik, karena ada sekitar 200 hektar lahan yang akan dilakukan replanting tersebut.

"Replanting ini kita fokuskan di wilayah yang sebagian besar karetnya sudah tidak layak produksi lagi," ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim minta kepada OPD terkait dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat hendaknya benar-benar diperhatikan.

"OPD harus memperhatikan bagaimana peningkatan masyarakat itu bisa sejahtera, selain sumberdaya manusia, pemberdayaan ekonomi juga sangat penting, dan ini yang harus diperhatikan," ingat Said.

Diakui Said Hasyim, di Kabupaten termuda di Provinsi Riau itu pemberdayaan ekonomi masih belum maksimal atau berjalan dengan baik.

Baca: 3 KUD di Rokan Hulu Ini Terima Bantuan Replanting Kebun Sawit Tahun 2018

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

"Karet yang ada sekarang hampir 50 persen karet tumbuh zaman Sultan Siak. Dinas terkait harus turun ke lapangan dan mengkaji apa yang harus di programkan sesuai dengan kebutuhan," ungkapnya. (Tribunpekanbaru.com/Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved