Forki Riau Gelar Kejurprov Karate di Dumai pada 29-31 Maret 2019

Kejurprov karate ini dilaksanakan sekaligus untuk mencari atlet yang akan dibawa ke Pra PON di NTT pada Oktober mendatang.

Forki Riau Gelar Kejurprov Karate di Dumai pada 29-31 Maret 2019
antara
Forki Riau akan menggelar kejurprov karate di Dumai pada 29-31 Maret mendatang. Kejurprov ini sekaligus ajang seleksi atlet untuk Pra PON karate yang akan digelar di NTT pada Oktober mendatang. 

tribunpekanbaru.com - Kejurprov Karate yang digelar Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Riau, akan dilaksanakan pada 29-31 Maret mendatang di Kota Dumai. Peserta serta kelas yang ditandingkan sudah ditetapkan.

Kabid Binpres Pengprov FORKI Riau, Lizandri Dani, Minggu (17/3) menjelaskan, peserta Kejurprov adalah 12 kabupaten/kota se-Riau, serta 10 perguruan karate yang aktif di Riau. Pihaknya sudah melayangkan undangan kepada semua peserta tersebut.

"Kita harapkan kabupaten/kota serta perguruan mengoptimalkan atletnya untuk Kejurprov ini. Sehingga bisa kita lihat perkembangan di masing-masing kelas. Dengan begitu, Forki Riau makin banyak punya atlet handal," katanya kepada Tribun.

Untuk kelas yang ditandingkan jumlahnya 64 kelas, terdiri dari junior under dan senior. Hal ini sengaja dilakukan untuk melihat peningkatan di semua kelas yang ada. Sebab tujuan Kejurprov ini selain untuk seleksi atlet Pra PON di NTT pada Oktober 2019 nanti, juga untuk berbagai kejuaraan lainnya. Baik kejuaraan junior, under, dan kejuaraan senior di level nasional.

"Makanya kali ini kita benar-benar ketat menyeleksi serta memantau atlet yang punya potensi untuk berkembang. Apalagi memang karate Riau sudah beberapa kali mengharumkan Lancang Kuning di berbagai event nasional, termasuk di PON 2012 silam di Riau yang meraih medali emas. Prestasi ini yang akan kita ulang lagi," harapnya.

Pengprov FORKI Riau nantinya hanya akan menjaring sekitar 17 hingga 20 atlet, yang akan disiapkan menghadapi Pra PON. Karate Riau menegaskan, hanya akan membawa atlet terbaik pada kualifikasi PON tersebut. Targetnya adalah meloloskan banyak atlet ke PON 2020 mendatang di Papua.

Sekadar gambaran, pada Pra PON 2015 silam, karate Riau hanya bisa meloloskan 6 atlet ke PON 2016 di Jabar. Dari 6 atlet tersebut, hanya bisa finis peringkat 4 dan 6 besar sehingga gagal meraih medali. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved