Sport

Kejurprov Karate di Dumai Dipastikan Diikuti 12 Pengcab dan 10 Perguruan di Riau

Peserta Kejurprov tersebut yakni 12 kabupaten/kota se-Riau, serta 10 Perguruan Karate yang aktif di Riau.

Kejurprov Karate di Dumai Dipastikan Diikuti 12 Pengcab dan 10 Perguruan di Riau
tribunpekanbaru/rikisuardi
ILUSTRASI - Karate 

Kejurprov Karate di Dumai Dipastikan Diikuti 12 Pengcab dan 10 Perguruan di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jadwal pelaksanaan Kejurprov Karate, yang digelar Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Riau, sudah dipastikan digelar pada 29-31 Maret mendatang di Kota Dumai.

Bahkan peserta serta kelas yang dipertandingkan, juga sudah ditetapkan jumlahnya.

Kabid Binpres Pengprov FORKI Riau Lizandri Dani, Minggu (17/3/2019) menjelaskan, bahwa untuk peserta Kejurprov tersebut yakni 12 kabupaten/kota se-Riau, serta 10 Perguruan Karate yang aktif di Riau. Pihaknya sudah melayangkan undangan kepada semua peserta tersebut.

Baca: 1 Tewas 1 Kritis dan 1 Lolos dari Maut, Kisah Berbeda 3 WNI Korban Penembakan di Selandia baru

"Kita harapkan kabupaten/kota serta perguruan, mengoptimalkan para atletnya ntuk Kejurprov ini. Sehingga bisa kita lihat perkembangan di masing-masing kelas. Dengan begitu, Forki Riau semakin banyak mempunyai atlet handal," katanya kepada Tribunpekanbaru.com.

Sementara untuk jumlah kelas yang dipertandingkan, tambah Lizandri, sebanyak 64 kelas, terdiri dari junior under dan senior. Hal ini sengaja dilakukan, untuk melihat peningkatan di semua kelas yang ada.

Sebab, tujuan Kejurprov ini sebenarnya selain untuk ajang seleksi atlet yang akan dikirim ke Pra PON di NTT Oktober 2019 nanti, juga dipersiapkan untuk berbagai kejuaraan lainnya. Baik kejuaraan junior, under dan kejuaraan senior di level nasional.

"Makanya event kali ini, kita benar-benar ketat dalam menyeleksi serta memantau atlet yang punya potensi untuk berkembang. Apalagi memang karate Riau sudah beberapa kali mengharumkan nama Lancang Kuning di berbagai event nasional, termasuk PON 2012 di Riau lalu meraih medali emas. Prestasi ini yang akan kita ulang lagi," harapnya.

Baca: VIDEO: Tinjau Gudang KPU Rohul, Kapolres Rohul Pastikan Logistik Pemilu Aman

Pengprov FORKI Riau hanya menjaring sekitar 17 hingga 20 atlet, yang nantinya akan dipersiapkan menghadapi Pra PON. Riau sendiri sudah menasbihkan akan tampil dengan membawa skuad terbaiknya pada ajang kualifikasi tersebut.

Dengan demikian, harapan tim Riau untuk lebih banyak meloloskan atletnya ke PON 2020 di Papua, lebih terbuka banyak.

Sekadar gambaran, pada Pra-PON tahun 2015 lalu, tim karate Riau hanya bisa meloloskan 6 atletnya tampil pada PON 2016 di Jabar. Hasil 6 atlet tersebut, mereka hanya finis di peringkat 4 dan peringkat 6 besar. Sehingga gagal mempersembahkan medali bagi Tim Lancang Kuning. ((Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved