Pelalawan

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan Sebut Sudah Putus Kontrak Proyek di RSUD Selasih

Dinas Kesehatan Pelalawan akhirnya memberi kepastian nasib proyek instalasi rawat inap THT, mata dan syaraf di RSUD Selasih.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan Sebut Sudah Putus Kontrak Proyek di RSUD Selasih
Tribunpekanbaru.com /Palti Siahaan
Proyek pembangunan instalasi rawat inap THT, mata dan syaraf di RSUD Selasih yang bermasalah sehingga proyek tidak selesai. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALANKERINCI - Dinas Kesehatan Pelalawan akhirnya memberi kepastian nasib proyek instalasi rawat inap THT, mata dan syaraf di RSUD Selasih. Dinas kesehatan sudah memutus kontrak pekerjaan proyek tersebut.

Kepastian ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Asril, Minggu (17/3/2019).

"Sudah kita putus kontrak sejak 8 Maret lalu," kata Asril.

Alasan pemutusan kontrak yakni proyek sudah dipastikan tidak akan selesai. Bila ditunggu hingga batas waktu terakhir, kontraktor akan terkena denda lebih banyak.

Seperti diketahui, proyek ini berada di bawah Dinas Kesehatan dengan nilai proyek Rp 10 miliar lebih dan pendanannya dari DAK 2018 dengan kontraktor PT Satria Lestari Multi.

Proyek ini dimulai Juli dan sesuai dengan kontrak akan berakhir 23 Desember 2018.

Durasi pekerjaan selama 160 hari. Menjelang waktu pekerjaan akan habis, pekerjaan belum selesai.

Pada 22 Desember, perpanjangan kontrak dilakukan. Sebenarnya perpanjangan kontrakan selesai 23 Maret nanti. Namun waktu perpanjangan masih tersisa dua pekan, Dinas Kesehatan sudah memutus kontrak.

"Makin hari, nanti makin banyak dendanya," ujarnya.

Konsekuensi pemutusan kontrak yakni jaminan pelaksanaan harus dicairkan. Selain itu, kontraktor kena denda sesuai aturan.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved