Siak

Alfedri Lapor Kesiapan Pemilu 2019, Ikut Rapat Perdana Forkopimda dan Kepala Daerah se-Riau

Usai dilantik menjadi Bupati Siak defenitif, Alfedri menghadiri Rapat Forkopimda Provinsi Riau di Grand Central Hotel Pekanbaru.

Alfedri Lapor Kesiapan Pemilu 2019, Ikut Rapat Perdana Forkopimda dan Kepala Daerah se-Riau
istimewa
Bupati Siak Alfedri (kanan) duduk berdampingan dengan pihak kejaksaan dalam rangka mengikuti rapat Forkompinda Provinsi Riau, Senin (18/3/2019) di kantor gubernur. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Usai dilantik menjadi Bupati Siak defenitif sisa periode 2016-2021, Alfedri menghadiri Rapat Forkopimda Provinsi Riau di Grand Central Hotel Pekanbaru bersama kepala daerah se-Riau, Senin(18/3/2019).

Dalam pertemuan itu Alfedri juga melaporkan sejumlah perkembangan Kabupaten Siak kepada Gubernur Riau Syamsuar.

"Beberapa hal yang kita laporkan di antaranya terkait kesiapan pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019, penggalangan ketentraman dan ketertiban menjelang pemilu, penanggulangan karhutla, pembentukan Satlinmas di kampung dan kelurahan se-Kabupaten Siak dan lain sebagainya," kata Alfedri usai menghadiri rapat itu.

Alfedri menyebut KPU dan OPD terkait telah melakukan sosialiasi agar pemilih menggunakan hak suaranya pada 17 April 2019. Ia juga memastikan tidak terdapat DPT Warga Negara Asing (WNA).

Ia juga sudah meminta kepada KPU dan camat agar bekerjasama untuk memastikan karyawan perusahaan yang menjadi KPPS mendapat izin dari perusahaan tempat bekerja.

Selain itu, Disdukcapil Siak juga telah menyerahkan DP4 ke KPU Kabupaten Siak.

Adapun jumlah pemilih dalam DPT 273.135 orang. Sementara itu jumlah TPS 1.244 serta tersebar di 14 kecamatan dan 131 kampung dan kelurahan.

Untuk penyelenggara pemilu di Kabupaten Siak PPK 70 orang, PPS 393 orang, KPPS 8.708 orang, dan Linmas 2.488 orang.

Sementara untuk mengantisipasi potensi gesekan di tengah masyarakat akibat meningkatnya suhu politik menjelang Pemilu, Pemkab Siak telah berkoordinasi dengan pihak keamanan baik TNI maupun Polri.

"Kita telah berupaya mengkoordinasikan pemetaan potensi konflik, membentuk tim Puskomin yang beranggotakan PPD dan lintas sektoral memetakan titik- titik daerah rawan konflik serta membentuk beberapa tim terpadu terkait pengawasan dan pemantauan pemilu," tutupnya.

Rapat koordinasi dilaksanakan untuk memfasilitasi pelaksanaan tugas dan fungsi instansi vertikal bersama Pemprov Riau, pemerintah kabupaten/kota dan Forkopimda se Riau, tokoh masyarakat, agama serta ormas pada 2019. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved