Pemilu 2019

KADES Divonis Tiga Bulan Penjara atas Pelanggaran Pemilu 2019 di Riau Masih DPO, Dua Kasus Diproses

Kepala Desa (Kades) divonis tiga bulan penjara atas pelanggaran Pemilu 2019 di Riau masih DPO, dua kasus pidana Pemilu kembali diproses

KADES Divonis Tiga Bulan Penjara atas Pelanggaran Pemilu 2019 di Riau Masih DPO, Dua Kasus Diproses
Internet
KADES Divonis Tiga Bulan Penjara atas Pelanggaran Pemilu 2019 di Riau Masih DPO, Dua Kasus Diproses 

KADES Divonis Tiga Bulan Penjara atas Pelanggaran Pemilu 2019 di Riau Masih DPO, Dua Kasus Diproses

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Desa (Kades) divonis tiga bulan penjara atas pelanggaran Pemilu 2019 di Riau masih DPO, dua kasus pidana Pemilu kembali diproses.

Pengadilan telah memutuskan pelanggaran pidana terhadap seorang Kepala Desa di Inhil dengan penjara tiga bulan akibat pelanggaran kampanye.

Namun hingga saat ini Kades yang sudah divonis itu masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca: SISWI SMP di Pekanbaru Riau Alami BULLY dan Pelecehan Seksual, P2TP2A Minta Keluarga Melapor

Baca: RELAWAN Prabowo-Sandi di Riau Antisipasi Kasus Tersangka Skimming Ramyadjie Priambodo DIGORENG

Baca: Setubuhi Remaja 14 Tahun hingga HAMIL, Bapak Tiri di Kepulauan Meranti Riau Ditangkap Polisi

Demikian dijelaskan Komisioner Bawaslu Riau Gema Wahyu Adinata, menurutnya vonis hakim sudah dilakukan awal tahun lalu, Kades bersangkutan dinyatakan dalam pelanggaran kampanye.

"Jadi statusnya sekarang masih DPO, tentu itu sudah ranahnya pengadilan dan Kejaksaan, yang jelas sudah vonis bersalah dengan kurungan delapan bulan," ujar Gema Wahyu Adinata.

Menurut Gema Wahyu Adinata pihaknya saat ini menyerahkan kepada pengadilan dan Kejaksaan untuk eksekusi yang bersangkutan.

"Kami tidak bisa lagi masuk kesana, tentu ada upaya selanjutnya untuk eksekusi yang bersangkutan," ujar Gema.

Sebagaimana diketahui Bawaslu Inhil telah melakukan semua proses yang berkaitan dengan hasil tangkapan Pengawas Pemilu Desa Teluk Sungka di Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka Kabupaten Inhil.

Pelanggaran tindak pidana pemilu 2019 ini dilakukan oleh seorang oknum Kepala Desa di Kecamatan Pelangiran Kabupaten Inhil bernama Syahrial.

Baca: JAWABAN Ustadz Abdul Somad atas Pertanyaan Jamaah tentang IBU, Buatkan Istana dan Gendong Pergi Haji

Baca: FOTO Ustadz Abdul Somad dan Ibunda Diunggah di Akun Instagram @ustadzabdulsomad, Netizen MENANGIS

Baca: KISAH 3 Entrepreneur CANTIK Asal Riau, Buka Usaha Fashion Muslimah, Traveling dan Mengajar Mengaji

Halaman
123
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved