Sempat Kejar-kejaran 30 Menit, Lanal Dumai Tangkap Speed Boat Bawa Miras dari Singapura

Speed boat membawa ratusan kotak berisi minuman keras berbagai mereka dari Singapura. Miras itu akan diedarkan di wilayah Riau.

Sempat Kejar-kejaran 30 Menit, Lanal Dumai Tangkap Speed Boat Bawa Miras dari Singapura
tribun pekanbaru
Danlanal Dumai, Letkol (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto, menunjukkan miras selundupan dari Singapura yang berhasil ditangkap di perairan Tembilahan, Inhil. 

tribunpekanbaru.com - Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai, berhasil mengamankan kapal cepat (speed boat) yang membawa muatan 200 kotak minuman keras (miras) ilegal aneka merk.

Diduga, kapal yang diamankan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) itu akan melakukan penyelundupan ratusan kotak miras dari Singapura melalui Batam.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara tim F1QR dengan speed boat pengangkut miras tersebut, yang diketahui menggunakan mesin Yamaha berkekuatan 1.250 PK.

Aksi kejar-kejaran di tengah laut itu kemudian dimenangkan tim Lanal Dumai, yang berhasil menundukkan speed boat tak bernama itu di sekitar perairan Tembilahan, Inhil.

Danlanal Dumai, Letkol Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto mengatakan, pada Minggu (17/3) lalu sekitar maghrib, timnya berhasil mengamankan speed boat beserta Anak Buah Kapal (ABK) dan langsung membawanya ke Dumai.

"Penangkapan ini merupakan kerja keras tim intelijen Lanal Dumai yang ditanggapi secara akurat oleh tim F1QR Lanal Dumai pada Jumat (15/3) lalu, dengan melaksanakan patroli di perairan Tembilahan," sebutnya.

Selanjutnya, pada Sabtu (16/3), tim F1QR Lanal Dumai mendeteksi sebuah speed boat mencurigakan melintas dengan kecepatan tak wajar. Tim kemudian memutuskan untuk melakukan pengejaran terhadap speed boat yang kemudian diketahui tidak bernama.

"Saat pengejaran, tim F1QR Lanal Dumai sempat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan laju kapal tersebut. Namun tidak mendapat tanggapan dan berakhir dengan kejar-kejaran selama hampir 30 menit," papar Danlanal.

Tak lama kemudian, speed boat tersebut masuk ke dalam Parit 6 dan disandarkan di sebuah dermaga umum. Saat tim F1QR mendekati speed boat itu, hanya tersisa satu orang ABK yang berhasil diamankan. Sedangkan enam ABK lainnya berhasil kabur.

ABK yang diamankan itu diketahui berinisial SI (44) berstatus sebagai warga Tanjung Sengkuang, Batam. Saat diperiksa, dia mengaku muatan miras yang diangkut tersebut berasal dari Singapura. Kepada petugas SI mengatakan, Batam hanya menjadi jalur transit karena miras tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Riau.

Saat ini, speed boat bermesin Yamaha 1.250 PK beserta ABK dan barang bukti ratusan kotak miras, sudah berada di Pos Lanal Sungai Dumai untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum.

"Aksi penyelundupan miras di Tembilahan, Inhil ini, kita sangkakan telah melanggar UU Nomor 17/2006 tentang Kepabeanan, dan akan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tuturnya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved