Siak

Asap Tebal Sulitkan Pemadaman, BPBD Lakukan Water Bombing di Atas 8 Ha Lahan di Kampung Lalang

Kebakaran hutan dan lahan lahan di Kampung Lalang meluas hingga lebih 8 hektare pada Selasa (19/3/2019).

Asap Tebal Sulitkan Pemadaman, BPBD Lakukan Water Bombing di Atas 8 Ha Lahan di Kampung Lalang
istimewa
Tim Satgas Darat dan helikopter BPBD Riau melakukan pemadaman pada karhutla yang terjadi di Kampung Lalang, Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Kecamatan Sungai Apit diserang kabut asap sejak 3 hari lalu. Kebakaran lahan di Kampung Lalang di dalam kecamatan itu meluas hingga lebih 8 hektare pada Selasa (19/3/2019).

BPBD Siak telah berjibaku melakukan pemadaman sejak awal. Karena medan dan lokasi kebakaran sulit dijangkau armada Damkar, sehingga petugas kesulitan menjinakkan api.

"Kami sudah menurunkan armada dan personel, dibantu lagi oleh TNI dan Polri serta MPA. Tapi karena medan sulit kita minta bantuan BPBD provinsi," kata Kepala Bidang Damkar BPBD Siak Irwan Pryatna kepada Tribun.

Menurut dia, selama 2019 kebakaran di Kampung Lalang yang paling sulit. Namun tim kabupaten dan provinsi serta perusahaan saling respon, akhirnya BPBD Provinsi mengirimkan helikopter untuk water bombing.

Sedangkan Satgas Darat dari Tim Terpadu Kecamatan Sungai Apit juga terus bekerja. Satgas Darat ini terdiri dari Damkar BPBD Siak, TNI, Polri, Manggala Agni, MPA, Relawan Blakarhutla Kampung dan pihak kecamatan. Satgas Darat dibantu oleh RPK PT Arara Abadi.

"Asap lumayan tebal. Kami masih terus berupaya, meskipun sumber air sangat sulit," kata dia.

Pihaknya juga telah membuat embung untuk antisipasi meluasnya kebakaran. Sekarang sudah ada 20 embung yang dikerjakan dalam 3 hari.

"Tapi airnya sangat sedikit sekali dan membutuhkan waktu hingga air bisa terkumpul penuh untuk dapat diambil," kata dia.

Setakat ini di Kabupaten Siak, Kampung Lalang yang menyita perhatian. Sedangkan pada titik api di Teluk Lanus dan Penyengat sudah padam.

"Tim patroli kami tetap bekerja setiap saat untuk memantau lokasi," kata dia.

Bupati Siak Alfedri juga terus memantau kondisi karhutla di Siak. Ia sudah melaksanakan pertemuan untuk membahas kondisi kebakaran di Kampung Lalang di ruangan Bappeda.

"Kita sudah rapat tadi, memantau kondisi. Kalau tidak juga padam kita minta bantuan perusahaan dan BPBD Riau agar kembali menerbangkan helikopter untuk water bombing," kata dia.

Dia mengingatkan agar warga di sungai Apit menggunakan masker bila keluar rumah. Terlebih bagi anak-anak dan para pelajar.

"Nanti Puskesmas Sungai Apit kita minta mengecek kondisi masyarakat, jika ada terserang Ispa langsung diberikan layanan," ucap Alfedri. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved