Pemilu 2019

800 TPS Pemilu 2019 di Riau TERANCAM Tanpa Pengawasan, Pendaftar PENGAWAS TPS Tidak Menenuhi Syarat

Sebanyak 800 Tempat Pemungutan Suara atau TPS di Riau terancam tanpa pengawasan, karena Pendaftar Pengawas TPS banyak yang tidak menenuhi syarat

800 TPS Pemilu 2019 di Riau TERANCAM Tanpa Pengawasan, Pendaftar PENGAWAS TPS Tidak Menenuhi Syarat
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
800 TPS Pemilu 2019 di Riau TERANCAM Tanpa Pengawasan, Pendaftar PENGAWAS TPS Tidak Menenuhi Syarat 

800 TPS di Riau TERANCAM Tanpa Pengawasan, Pendaftar PENGAWAS TPS Tidak Menenuhi Syarat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 800 Tempat Pemungutan Suara atau TPS di Riau terancam tanpa pengawasan, karena Pendaftar Pengawas TPS banyak yang tidak menenuhi syarat.

Sampai saat ini masih ada 800 lebih dari 17.636 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Riau belum ada pengawas, karena banyak pendaftar tidak lulus persyaratan, padahal jumlah pendaftar lumayan banyak.

Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Riau, Hasan kepada Tribunpekanbaru.com pada Rabu (20/02/2019).

Baca: KISAH Siswi Cantik Asal Pekanbaru Bekerja Part Time dari Remaja 13 Tahun hingga Gadis 17 Tahun

Baca: Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, SATGAS KARHUTLA Fokus Lakukan Pemadaman di Tiga Kabupaten

Baca: Sepeda Motor KLASIK atau RETRO VIAR Vintech 200cc Hadir di Pekanbaru, Ini HARGA dan Spesifikasinya

Menurutnya, sampai saat ini Panitia Pengawas di Kecamatan (Panwascam) masih terus lakukan upaya jemput bola mencari pengawas untuk bertugas di TPS yang masih kosong itu nantinya.

"Petugas kita masih lakukan jemput bola dan mencari petugas yang bisa mengawasi nantinya, karena masih ada kekurangan sekitar 800 an," ujar Hasan kepada Tribun.

Sebagaimana Komisi II DPR tetap meminta agar dilakukan perekrutan pengawas TPS dan harus ada pengawas pada saat pemungutan suara nantinya.

"Kalau memang sampai hari H Pencoblosan tidak ada juga ya mau gimana lagi, Sedangkan dalam aturannya. Karena didalam UU yang mewajibkan itu tidak ada juga," ujarnya.

Diakui Hasan jumlah pendaftar juga banyak namun karena persyaratan yang cukup sulit dianggap sebagian pendaftar terutama pembatasan usia harus diatas 25 tahun dan pendidikan minimal SMA.

"Masalahnya persyaratan itu yang sedikit membuat rumit bagi pendaftar, pendaftar sebenarnya banyak," ujar Hasan.

Halaman
12
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved