Pekanbaru

Asap di Pekanbaru, Diskes Imbau Warga Konsumsi Makanan Bergizi dan Banyak Minum Air Mineral

Jerebu yang datang akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda beberapa daerh di Provinsi Riau.

Asap di Pekanbaru, Diskes Imbau Warga Konsumsi Makanan Bergizi dan Banyak Minum Air Mineral
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kabut asap tipis menyelimuti kawasan Jalan Sudirman, Pekanbaru, Jumat (15/3/2019). Kebakaran lahan yang ada di sejumlah daerah di Provinsi Riau kini mulai berdampak di Kota Pekanbaru. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Asap di Pekanbaru, Diskes Imbau Warga Konsumsi Makanan Bergizi dan Banyak Minum Air Mineral 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rabu (20/3/2019), kabut asap tipis mulai terasa menguasai angkasa Kota Pekanbaru

Jerebu yang datang akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda beberapa daerh di Provinsi Riau. 

Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (20/3/2019) menyebutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) terkait kabut asap yang terjadi.

Untuk mengetahui angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Pekanbaru dan wilayah sekitarnya. Hal itu menjadi dasar upaya-upaya yang akan dilakukan untuk menanggulangi dampak negatif kabut asap.

"Kita ingin berkoordinasi dulu dengan DLH bagaimana kondisi rillnya. Yang pastinya kita sudah siapkan langkah-langkahnya," tandas Mimi Yuliani Nizar.

Baca: Prakiraan Cuaca Panas di Riau Capai 35 Derajat, Keluar Rumah Udah Terasa Macam Terbakar

Baca: Waspada Cuaca Panas di Riau Capai 35 Derajat, Ini yang Perlu Anda Lakukan

Kadis Mimi menyebutkan, saat penetapan status siaga darurat Karhutla beberapa waktu lalu, imbauan sudah disampaikan kepada seluruh instansi dan masyarakat. Terkait tata cara lama nunggu langan jika terjadi kabur asap akibat maraknya Karhutla di beberapa daerah.

Misalnya, kata Mimi, menggunakan masker atau pelindung penafasan saat beraktivitas di luar rumah, khususnya murid-murid sekolah. Jika memang tidak ada keperluan, sebaiknya warga berdiam di dalam rumah untuk menghindari permasalahan kesehatan dari asap yang terhirup.

Mimi juga menekankan kepada warga agar mengkonsumsi makann bergizi agar meningkatkan daya tahan tubuh saat terpapar asap. Termasuk juga mengkonsumsi air mineral yang banyak untuk mengatasi dehidrasi dan kekeringan tenggorokan.

"Jika kondisinya semakin parah, kita akan bagikan masker ke masyarakat. Stok masker dan obat-obatan kita masih cukup," tuturnya. 

Baca: Menggila, Pagi Ini Terpantau 165 Titik Panas di Riau

Baca: Justru Dongkrak Elektabilitas Prabowo, GRN PAS Riau Nilai Kampanye Petahana Tunjukkan Kepanikan

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved