Pekanbaru

Guru Gelar Aksi Damai di Pekanbaru, Sejumlah Sekolah Ternyata Meliburkan Siswanya

Informasi yang diperoleh oleh Tribunpekanbaru.com, SDN 176 Pekanbaru meliburkan siswanya yang masuk jadwal belajar siang.

Guru Gelar Aksi Damai di Pekanbaru, Sejumlah Sekolah Ternyata Meliburkan Siswanya
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Guru sertifikasi di Kota Pekanbaru bergerak meninggalkan Kantor Walikota Pekanbaru, Rabu (20/3/2019). Mereka akhirnya meninggalkan kantor usai menggelar aksi selama lebih dari dua jam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,TRIBUN- Sejumlah sekolah meliburkan siswanya, Rabu (20/3/2019), karena para guru di sekolah tersebut ikut dalam aksi damai depan Kantor Walikota Pekanbaru. Para guru-guru yang ikut dalam aksi ini bersikukuh menuntut revisi Peraturan Walikota Pekanbaru No.7 tahun 2019

Para guru minta Pemko merevisi pasal yang meniadakan tunjangan penghasilan bagi para guru sertifikasi tahun 2019.

Informasi yang diperoleh oleh Tribunpekanbaru.com, SDN 176 Pekanbaru meliburkan siswanya yang masuk jadwal belajar siang.

Para siswa yang masuk jadwal belajar pagi juga pulang lebih cepat. Siswa yang harusnya masuk pukul 12.00 WIB, hari Rabu (20/3/209) ini pulang dua jam lebih awal.

Orangtua siswa mengaku kecewa dengan kondisi ini. "Kok mendadak saja libur. Kan bukan hari libur," ujar satu orangtua siswa kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu.

Baca: Kabar Terbaru Dorce Gamalama, Tinggal di Amerika, Tetap Dapat Job dari Orang Indonesia

Karyawan swasta ini mengaku sempat mengantar anaknya ke sekolah. Tapi ternyata sekolah kosong dan ia pun kembali pulang ke rumahnya.

Perwakilan Guru Sertifikasi Kota Pekanbaru, Zulfikar Rahman tidak menampik sejumlah sekolah memang libur.

Kondisi ini lantaran banyak guru yang ikut aksi damai di depan Kantor Walikota Pekanbaru.

"Ada yang memang sekolahnya libur sejak Rabu pagi. Ada juga yang terpaksa memulangkan siswa karena tidak ada guru yang mengajar," ulasnya.

Baca: KEPALA DESA akan Bujuk Warga Koto Aman Pulang ke Kampung, Dua Pekan Terkatung-katung di Pekanbaru

Walau demikian, aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah tetap berlangsung.

Ia menyebut di sekolah itu masih ada guru yang mengajar yakni guru honor dan guru non sertifikasi.

Ada juga kepala sekolah yang tetap berada di sekolah. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved