Pemilu 2019

FENOMENA Pemilu 2019 di Riau, Pemilih di Kampar Riau Berkurang karena Pemilih Banyak PINDAH MEMILIH

Fenomena Pemilu 2019, pemilih di Kampar Riau berkurang karena banyak pemilih yang pindah memilih, dan fenomena ini selalu terjadi di setiap Pemilu

FENOMENA Pemilu 2019 di Riau, Pemilih di Kampar Riau Berkurang karena Pemilih Banyak PINDAH MEMILIH
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah seniman mengikuti lomba mural di Gedung Olahraga Bukit Senapelan Pekanbaru Minggu (17/3/2019). FENOMENA Pemilu 2019 di Riau, Pemilih di Kampar Riau Berkurang karena Pemilih Banyak PINDAH MEMILIH 

FENOMENA Pemilu 2019, Pemilih di Kampar Riau Berkurang karena Banyak PINDAH MEMILIH

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Fenomena Pemilu 2019, pemilih di Kampar Riau berkurang karena banyak pemilih yang pindah memilih, dan fenomena ini selalu terjadi di setiap Pemilu.

Akibat fenomena pindah memilih ini, jumlah pemilih di Kabupaten Kampar berkurang sebanyak 663 pemilih setelah KPU Kampar Rapat bersama KPU Riau pada Rabu (20/3) kemarin.

Walaupun kondisinya pemilih Kampar berkurang, namun fenomena pindah memilih ini suatu yang biasa dalam perhelatan demokrasi berupa Pemilu.

Baca: WAKTU Tunggu Berangkat HAJI di Siak Riau Selama 19 Tahun, SEMOGA Umur Kita Dipanjangkan

Baca: Belum Bisa Bertemu Walikota, Ribuan Guru Sertifikasi di Pekanbaru Ancam Bakal Lanjutkan Aksi Damai

Baca: HATI-HATI! Ada Dugaan Koperasi Bodong Tawarkan Pinjaman Online, Waspadai Penipuan Berkedok Koperasi

Ketua KPU Kampar, Ahmad Dahlan, Kamis (21/3) mengatakan jumlah pemilih di Kabupaten Kampar sebenarnya ada penambahan sebanyak 653 pemilih, hasil dari rekap pindah memilih.

"Namun demikian jumlah pemilih rekap baru ini lebih sedikit dari pemilih yang pindah milih sebanyak 1.316," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan rekap pemilih tetap hasil perbaikan tahap 2 di Kampar ada sebanyak 475.435.

Ahmad Dahlan mengatakan saat ini KPU Kampar tengah disibukkan dengan merekap hasil lipatan kertas suara Pemilu.

"Sementara ini kami menemukan sekitar 4.202 kertas surat suara yang mengalami rusak," katanya.

Ahmad Dahlan mengaku pihaknya belum mengambil tindakan terkait ribuan surat suara yang rusak tersebut selain hanya disortir.

Halaman
12
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved