Siak

Mulai Dilupakan Masyarakat, Pemkab dan LAM Hidupkan kembali Tradisi Kenduri Apam di Siak Riau

Kenduri apam merupakan sebuah tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Melayu Siak ketika memasuki bulan Rajab

Mulai Dilupakan Masyarakat, Pemkab dan LAM Hidupkan kembali Tradisi Kenduri Apam di Siak Riau
Tribunpekanbaru.com/mayonal putra
Kue Apam yang dihidangkan pada Kenduri Apam, Kamis (21/3/2019) di panggung belakang gedung LAMR Siak 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Tradisi kenduri kue apam di kabupaten Siak tidak lagi mengakar, seperti seharusnya dirayakan di rumah-rumah warga. Tradisi itu memang tetap ada, tetapi hanya digelar oleh pemerintah yang melibatkan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Siak.

Pemkab Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak mati-matian memprogramkan pelaksanaan kenduri kue Apam.

Supaya tidak habis tergerus zaman. Hanya saja kelemahannya, kenduri apam seperti itu berlangsung hanya 2 jam.

Tribun berkesempatan hadir pada Kenduri Apam yang digelar Disdikbud Siak bersama LAMR Siak, Kamis (21/3/2019) sore, di panggung belakang gedung LAMR Siak. Kegiatannya tidak ramai, tetapi cukup menarik.

Baca: Minimalisir Kecurangan Setiap Transaksi Ekonomi, Kabupaten Siak Riau Resmi Miliki Unit Metrologi

Baca: WAKTU Tunggu Berangkat HAJI di Siak Riau Selama 19 Tahun, SEMOGA Umur Kita Dipanjangkan

Kenduri Apam tersebut dihadri Bupati Siak Alfedri, Ketua LAMR Siak H Wan Said, Kadisdik Siak H Lukman beserta para pejabat di bawahnya dan pengurus LAMR Siak.

Kegiatan digelar dengan standar kegiatan pemerintah, sembari menghidangkan bermangkuk-mangkuk kue apam dan air mineral kemasan.

Hadirin mendengarkan sambutan demi sambutan, yang dibarengi dengan ceramah dari ustad yang didatangkan dari kota.

Akar Tradisi Kenduri Apam

Menurut Ketua LAMR Siak H Wan Said, kenduri apam merupakan sebuah tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Melayu Siak ketika memasuki bulan Rajab.

Hubungannya yakni memuliakan bulan Rajab sebagai bulan Israk Imkraj Nabi Muhammad SAW.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved