Bengkalis

Karhutla Bengkalis Riau Padam, Satgas Karhutla Lakukan Patroli dan Sosialiasasi Kemasyarakat

Menurut Dandim pasca hujan kemarin sejumlah titik di Pulau Bengkalis ini sudah padam seperti di Desa Panebal, Pematang Duku, Ulu Pulau dan Ketam Putih

Karhutla Bengkalis Riau Padam, Satgas Karhutla Lakukan Patroli dan Sosialiasasi Kemasyarakat
istimewa
Dandim Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetya Harmianto 

Karhutla Bengkalis Riau Padam, Satgas Karhutla Lakukan Patroli dan Sosialiasasi Kemasyarakat

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Pasca hujan terjadi di Bengkalis Kamis kemarin, sejumlah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Bengkalis berhasil padam. Hari Jumat (22/3/2019) ini tim Satgas Karhutla Bengkalis hanya melakukan partroli dan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan pembakaran dan menjaga lahan mereka di musim panas saat ini.

Hal ini diungkap Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetya Harmianto kepada tribun, Jumat (22/3) siang.

Menurut Dandim seperti di Pulau Bengkalis beberapa waktu lalu ada titik api di desa Panebal, Pematang Duku, Ulu Pulau dan Ketam Putih serta Sungai Batang pasca hujan kemarin sejumlah titik ini sudah padam.

Baca: Hujan Guyur Bengkalis Riau, Sejumlah Titik Kebakaran Hutan dan Lahan Padam

Baca: Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, SATGAS KARHUTLA Fokus Lakukan Pemadaman di Tiga Kabupaten

"Kemarin kita pantau juga melalui udara, titik titik ini sudah tidak terlihat ada asap lagi. Namun kemarin sempat terpantau melalui udara satu yang belum padam terletak di Bantan Tengah sempat mengeluarkan asap," tambahnya.

Menurut dia, titik api ini sudah ditangani tim Satgas Karhutla Bengkalis dengan melakukan pemadaman melalui darat. Kondisinya di lapangan juga sudah padam hari ini.

Meskipun sudah tidak ada titik Karhutla lagi, pihak Kodim Bengkalis masih melakukan patroli di wilayah teritorial Kodim Bengkalis.

"Bahkan kita melarang masyarakat saat ini untuk beraktifitas di kebun mulai pukul 19.00 WIB malam sampai pukul 06.00 WIB pagi," tambah Timmy.

Menurut dia, larangan ini memang terdengar keras, namun punya tujuan sendiri, guna menjaga kepetingan masyarakat lebih banyak agar tidak ada Karhutla terjadi.

Baca: KEBAKARAN HUTAN dan Lahan Terjadi di TUJUH Kecamatan di Bengkalis Riau, Damkar Lakukan Pemadaman

"Untuk mengawasi ini kita perintahjan Babinsa kita pasukan BKO kita minta untuk patroli setiap saat, Suka tidak suka, mau tidak mau, kita sudah tahu penyebab Karhutla 99 persen disebabkan manusia, baik sengaja maupun tidak sengaja. Kita lakukan ini agar tidak terjadi Karhutla lagi," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved