Siak

Bupati Alfedri Targetkan UHC Terwujud 2019, Genjot Warga Siak Riau Tergabung ke JKN

Penduduk kabupaten Siak yang tergabung ke dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) baru 64 persen.

Bupati Alfedri Targetkan UHC Terwujud 2019, Genjot Warga Siak Riau Tergabung ke JKN
istimewa
FOTO ILUSTRASI - Bupati Siak Alfedri dalam suatu acara peresmian di Dayun, Rabu (20/3/2019). 

Bupati Alfedri Targetkan UHC Terwujud 2019, Genjot Warga Siak Riau Tergabung ke JKN

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai Nora Duita Manurung mengatakan penduduk kabupaten Siak yang tergabung ke dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) baru 64 persen.

Meski demikian, ia dan Bupati Siak Alfedri sepakat Universal Health Coverage (UHC) dapat terwujud pada 2019.

"Kami sudah membahas hal-hal bersifat strategis dengan Pak Bupati Siak, Jumat lalu. Pada rapat itu, selain memastikan target UHC terwujud, juga membahas upaya untuk mendorong laju pertumbuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)," kata dia, Minggu (24/3/2019).

Baca: Rencana Gubri Pangkas Jumlah Dinas Sedang Diproses Biro Hukum, Ini Tanggapan DPRD Riau

Ia menjelaskan, laju pertumbuhan JKN yang akan didorong mulai dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) alias peserta mandiri, peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), hingga peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditanggung Pemerintah Daerah (Pemda).

Ia juga menyebut, semester pertama tahun 2019 persentase Kabupaten Siak dari jumlah penduduk baru 64,06 persen. Angka itu masih jauh dari target cakupan semesta atau UHC.

"Target kita bulan November tahun ini sudah bisa 95 persen," ujarnya.

Mrnurut dia, UHC adalah target dari pemerintah pusat agar mayoritas masyarakat sudah tercakup dalam JKN atau memiliki jaminan kesehatan. Untuk mencapai UHC sendiri, suatu daerah minimal masyarakat sudah tercover 95 persen kepesertaan dari BPJS Kesehatan.

Menurut dia, ada 3 unsur agar UHC dapat terwujud, yakni optimalisasi interasi Jamkesda dalam program JKN-KIS, pemberi kerja wajib mendaftarkan pekerja dan anggota keluarganya (pekerja penerima upah /PPU) dan terakhir masyarakat mampu yang mendaftarkan diri dan anggota keluarganya secara mandiri (PBPU).

Bupati Siak Alfedri mengatakan forum komunikasi para pemangku kepentingan dan koordinasi sangat penting. Karena ini merupakan amanat undang-undang.
Ia menegaskan, tahun ini seluruh warga harus masuk ke dalam kepesertaan JKN.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved