Inhu

Monitoring Program Mahasiswa KKN dan Kinerja LPPM STIE I,Ketua STIE I Kunjungi 29 Desa Dalam 1 Bulan

Tahun 2019 ini, kelompok KKN STIE I Rengat tersebar di 29 desa di 17 kecamatan dan tiga kabupaten, yakni Indragiri Hulu, Inhil dan Kuansing

Monitoring Program Mahasiswa KKN dan Kinerja LPPM STIE I,Ketua STIE I Kunjungi 29 Desa Dalam 1 Bulan
istimewa
Foto bersama mahasiswa KKN STIE I Rengat dengan warga dan Ketua STIE I Rengat, Ivalaina Astarina dan didampingi oleh Humas STIE I Rengat, Agus Supriyadi serta perwakilan manajemen STIE I Rengat. 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Sudah sebulan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE I) Rengat berjalan. Selama sebulan tersebut, Ketua STIE I Rengat, Ivalaina Astarina langsung turun memantau langsung program KKN yang berjalan di desa-desa sekaligus mengevaluasi kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIE I Rengat.

Ketua STIE I Rengat, Ivalaina Astarina melalui Humas STIE I Rengat, Agus Supriyadi mengungkapkan secara keseluruhan program KKN STIE I berjalan dengan baik.

Agus menerangkan tahun 2019 ini, kelompok KKN STIE I Rengat tersebar di 29 desa yang ada di 17 kecamatan dan tiga kabupaten, yakni Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Baca: Sawit Warga Diduga Diracun oleh Oknum Keamanan Perusahaan, Pihak PT BBSI Sudah Melapor Ke Polda Riau

"Jadi selama sebulan ini Ketua STIE I Rengat langsung turun ke 29 desa itu," kata Agus kepada Tribuninhu.com, Minggu (24/3/2019).

Agus menerangkan saat monitoring tersebut, Ketua STIE I Rengat juga melihat laporan harian serta laporan mingguan masing-masing kelompok KKN.

"Hasil evaluasi, masih ada laporan yang kurang lengkap administrasinya misalnya tidak ada foto-foto, padahal kegiatan mahasiswa KKN itu banyak," kata Agus.

Selain menilai program mahasiswa KKN STI E I, Ivalaina juga melakukan evaluasi terhadap kinerja LPPM STIE I Rengat.

Baca: Jadwal Pemadaman Listrik di Wilayah Inhu Riau 24 Maret 2019

"Jadi sebelum mahasiswa KKN STIE I dilepas ke masing-masing desa, ada pembekalan yang dilakukan oleh LPPM. Nah ini yang dilihat, apakah program itu diterapkan sesuai dengan pembekalan yang diberikan oleh LPPM," kata Agus.

Agus menerangkan, secara keseluruhan program yang dijalankan oleh mahasiswa KKN STIE I Rengat sudah berjalan dengan baik.

Hal ini terlihat ketika program mahasiswa KKN STIE I Rengat sudah bersinergi dengan program desa.

"Misalnya program pembenihan ikan yang dilakukan mahasiswa KKN STIE I di Desa Bukit Lingkar untuk mengembangkan potensi perikanan di desa tersebut," kata Agus.

Baca: Warga Inhu Bersyukur Hujan Usir Asap, Hotspot di Pelalawan Berkurang dari 37 Menjadi 19

Pada saat monitoring tersebut, pihak STIE I Rengat juga melakukan pendataan terhadap potensi desa tersebut.

"Potensi desa itu didata untuk dipresentasikan untuk lokakarya per kecamatan yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 10 April 2019 mendatang," kata Agus. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved