Mayat Bayi yang Ditemukan di Sungai Pudu Kecamatan Mandau Dibungkus Karung Plastik

Warga Desa Kelurahan Pematang Pudu kecamatan Mandau dikejutkan dengan penemuan mayat bayi di Sungai Pudu Kecamata Mandau, Senin (25/3/2019)

Mayat Bayi yang Ditemukan di Sungai Pudu Kecamatan Mandau Dibungkus Karung Plastik
Foto/Istimewa
MAYAT BAYI - Petugas Kepolisian saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan mayat bayi di , Senin (25/3/2019) siang jalan Rangau Km 4,5 Kecamatan Mandau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MANDAU - Warga Desa Kelurahan Pematang Pudu kecamatan Mandau dikejutkan dengan penemuan mayat bayi di Sungai Pudu Kecamata Mandau, Senin (25/3/2019) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Mayat bayi ini ditemukan pertama kali oleh Ali seorang pencari plastik bekas di daerah Sungai Pudu tempat mayat bayi ditemukan.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan, Ali menemukan mayat bayi secara tidak sengaja saat mencari plastik di pinggir sungai Pudu yang berada di jalan Rangau Km 4,5 siang.

Saat ditemukan saksi kondisi mayat terbungkus dengan plastik.

Baca: Setelah Sertijab, Komandan Brimob Diminta Langsung Turun ke Lapangan

Baca: Kasus Penyelundupan Satwa Dilindungi, Empat Warga Lampung Jadi Tersangka

"Saksi ini Kemudian mengangkat bayi tersebut dari tepi sungai, kemudian menimbunnya dengan tanah. Sebelumnya jasad ini dibungkus dengan karung plastik yang diduga untuk menghindari hewan buas seperti biawak dan anjing," terang Kapolres.

Setelah menemukan mayat bayi ini saksi kemudian kembali pulang ke rumah untuk memberitahukan temuan ini kepada warga.

Warga mendapat kabar dari Ali langsung melaporkan temuan mayat ini ke Polsek Mandau.

Baca: Ditampung Oleh Kanada. Sembilan Pengungsi WNA di Pekanbaru Jalani Wawancara di Jakarta

"Personel kita di Mandau menerima laporan ini langsung meluncur ke tempat penemuan mayat bayi tersebut. Petugas kita juga langsung melakukan olah TKP di lapangan, serta memasang garis polisi," tambah Kapolres.

Sementara mayat bayi yang ditemukan ini langsung dibawa ke RSUD Mandau untuk dilakukan visum.

Dari visum pihak dokter rumah sakit menjelaskan kondisi kepala bayi ini tampak ada bekas penganiayaan.

"Setelah dilakukan visum, untuk sementara bayi dititipkan di RSUD Mandau. Besok direncanakan akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved