Indragiri Hulu

Hadirkan Mediator dari Pemprov Riau pada Mediasi Kedua Mutasi Pekerja PT SRK

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Inhu kembali menggelar mediasi kedua membahas persoalan mutasi tenaga kerja PT SRK, Selasa (26/3/2019).

Hadirkan Mediator dari Pemprov Riau pada Mediasi Kedua Mutasi Pekerja PT SRK
istimewa
Suasana mediasi kedua antara pekerja dengan PT SRK di Disnaker Inhu, Selasa (26/3/2019). 

TRIBUNROHUL.COM, RENGAT - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali menggelar mediasi kedua membahas persoalan mutasi tenaga kerja PT Sinar Reksa Kencana (SRK) di kantor Disnaker Inhu,Selasa (26/3/2019).

Mediasi juga melibatkan mediator dari Provinsi Riau. Mediasi kedua ini digelar setelah mediasi pertama yang digelar sekira Januari lalu tidak ada menghasilkan kesepakatan antara pihak pekerja dan pihak perusahaan.

Kuasa hukum pekerja yang bersengketa, Dody Fernando mengatakan, mutasi terhadap Meri Narisman dan Sepamasnadianto tidak berlandaskan hukum.

"Mutasi tersebut tidak berlandaskan hukum, karena Peraturan Perusahaan yang dibawa sudah tidak berlaku lagi," katanya.

Selain itu, proses mutasi itu juga tidak berlandaskan azaz transparansi. Sehingga dianggap memberatkan satu pihak.

Manajer PT SRK, Udin Gurning yang dikonfirmasi soal mediasi kedua ini tidak memberikan jawaban.

Karena tidak ada kesepakatan, maka kedua pihak menunggu saran dari mediator
Provinsi Riau terkait persoalan ini.

"Apabila nanti saran itu tidak diterima oleh salah satu pihak atau tidak diterima oleh kedua pihak maka akan ditempuh jalur hukum mengajukan gugatan," kata Dody. (Tribunpekanbaru.com/ bynton simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved