Debit Air di Waduk Penyedia Air PDAM Bengkalis Menyusut Drastis

Dari dua pompa penghisap air yang biasanya dioperasikan, saat ini hanya satu pompa yang bisa digunakan karena minimnya debit air.

Debit Air di Waduk Penyedia Air PDAM Bengkalis Menyusut Drastis
tribun pekanbaru
Waduk penyedia air PDAM Bengkalis mulai mengalami penurusan debit air karena curah hujan yang minim. 

tribunpekanbaru.com - Kondisi waduk penyedia air baku PDAM Bengkalis, sejak beberapa hari terakhir mulai mengalami penurunan debit air. Penurunan debit air ini diduga karena curah hujan sejak tiga bulan terakhir cukup rendah.

Kondisi ini memaksa PDAM Bengkalis hanya mengoperasikan satu pompa penghisap air saja di waduk. Padahal sebenarnya, PDAM Bengkalis memiliki dua mompa hisap air yang bisa dioperasikan di waduk PDAM yang terletak di Desa Wonosari.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Teknis Perencanaan PDAM Bengkalis, Abel Iqbal, kepada media pada Rabu (27/3) siang. Menurut dia, penurunan debit air di waduk PDAM Bengkalis membuat dua pompa hisap mulai mengapung.

Untuk mengatasi ini, PDAM hanya mengoperasikan satu pompa hisap pengolahan air baku, dengan memindahkan pompa hisap tersebut ke titik terdalam di waduk. Selain itu, pihaknya juga membersihkan saluran air yang ada di sekitar waduk, agar air masuk ke waduk dan menambah debit air yang mulai menyusut.

Terkait kondisi ini, PDAM sudah melakukan koordinasi dengan pihak PT Meskom Agro Sarimas (MAS) dan Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis. Pihak PT MAS akan melakukan peninjauan ke lapangan guna memastikan pasokan air baku ke waduk PDAM Bengkalis.

"Kita juga akan mulai membuka sumber air yang tersumbat di sekitar waduk menggunakan alat berat dari Pemerintah Bengkalis melalui Dinas PUPR. Ini kita lakukan agar kecepatan pelayanan terhadap pelanggan PDAM kembali normal," terangnya. (sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved