MG, Pelaku Pembuat Gaduh di BNI Dumai Beberapa Waktu Lalu Dijerat UU Darurat

Proses hukum terhadap MG dilanjutkan oleh pihak kepolisian setelah observasi kejiwaannya selesai dilakukan di Pekanbaru.

MG, Pelaku Pembuat Gaduh di BNI Dumai Beberapa Waktu Lalu Dijerat UU Darurat
capture WAG
Aksi MG saat membuat kerusuhan di BNI cabang Dumai Senin (11/3) silam membuat heboh warga. 

tribunpekanbaru.com - Aktor di balik kegaduhan yang terjadi di Kantor BNI 46 cabang Dumai beberapa waktu lalu yang berinisial MG (44), sudah dipulangkan kembali ke Kota Dumai.

Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Awaluddin Syam mengatakan, MG sudah menjalani observasi kejiwaan selama kurang lebih satu pekan di Pekanbaru.

"Yang bersangkutan sudah selesai diobservasi secara kejiwaan. Awalnya proses observasi ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, namun dapat diselesaikan dalam waktu sepekan," ungkap Awaluddin.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, hasil pemeriksaan observasi kejiwaan MG dari dokter jiwa, menunjukkan ada tingkat gangguan kejiwaan, namum disimpulkan penyidikan masih bisa ditingkatkan ke tahap selanjutnya.

"Yang jelas, hasilnya itu tidak akan mengganggu proses penyidikan, dan masih bisa kita lanjutkan ke tahap selanjutnya," jelasnya.

Ditambahkan, saat ini pihak kepolisian tengah mempersiapkan berkas untuk menyerahkan perkara ini kepada pihak Kejaksanaan Negeri (Kejari) Dumai.

Seperti diketahui, MG, warga kawasan Purnama, Kota Dumai ini, beberapa waktu lalu sukses menarik perhatian publik dengan melakukan kegaduhan di kantor BNI 46 Dumai, tepatnya pada 11 Maret lalu. Saat itu, dia membawa parang dan menyiram kantor bank tersebut dengan bensin.

Setelah berhasil dilumpuhkan dengam sebutir timah panas di kaki kiri, MG lalu diamankan pihak berwajib.

MG dijerat dengan UU Darurat Nomor 12/1951 pasal 406 tentang Pengrusakan dan Perbuatan Tidak Menyenangkan.

"Sedikitnya, pelaku akan kita ancam dengan hukuman kurungan 10 tahun karena membawa senjata tajam," terang Kasat Reskrim. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved