Kampar

17 Orang Terjaring Hasil Operasi Pekat Satpol PP Kampar

Satpol PP Kampar mendatangi sejumlah tempat seperti wisma, cafe remang dan panti pijat yang dicurigai melakukan praktek yang melanggar aturan.

17 Orang Terjaring Hasil Operasi Pekat Satpol PP Kampar
ilustrasi/net
Ilustrasi Warung Remang-remang

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Menjaga Kabupaten Kampar tetap bersih dari penyakit masyarakat seperti praktek mesum dan sebagainya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kampar menggelar operasi pekat.

Operasi tersebut dilakukan Satpol PP Kampar siang hari dalam beberapa hari belakangan.

Satpol PP Kampar mendatangi sejumlah tempat seperti wisma, cafe remang dan panti pijat yang dicurigai melakukan praktek yang melanggar aturan.

Pada aksi ini Satpol PP Kampar turut dibantu tim dari Danramil dalam melakukan penyisiran.

Baca: Wulan Guritno Hadiri SUBAYANG BIO FESTIVAL di Kampar Kiri Hulu Riau, ada Pertunjukan Seni Budaya

Penyisiran dilakukan di tiga titik di daerah Kabupaten Kampar, antaranya disekitar Kecamatan Bangkinang, Kecamatan Bangkinang Kota dan Tapung.

Dari razia yang dilakukan tersebut berhasil menjaring 17 orang yang dicurigai melakukan praktek mesum.

17 orang tersebut terdiri dari para pria dan wanita. Selain itu tim juga menjaring sejumlah anak di bawah umur yang kedapatan tengah berkumpul di Kantor Bupati lama.

"Para pasagan yang kita jaring ini kemudian kita data dan serahkan ke Dinas Sosial," kata Kasatpol PP Kampar, Hambali, Kamis (28/3).

Ia mengatakan anak dibawah umur yang terjaring diserahkan ke Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2A) untuk dilakukan Pembinaan.

Baca: Kampar Riau Tetapkan Kawasan Wisata Kurma Kerjasama KKI di Desa Ranah Sungkai

Hambali mengatakan operasi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Riau nomor 300/Pol PP/II/388 tanggal 25 Februari 2019 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

Salah satu tempat yang disisir oleh tim Satpol PP Kampar yakni Kantor Bupati Lama semenjak tidak difungsikan menjadi tempat para muda mudi berkumpul.

Tak jarang praktek kenakalan remaja seperti perbuatan mesum terjadi ditempat ini.(Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved