YA dan A Nekat Bawa Kabur Dua Mesin Robin dari Gudang Perusahaan

Dua pria di Dumai harus mendekam di sel polisi karena nekat membobol gudang milik perusahaan pupuk, dan membawa kabur dua mesin robin.

YA dan A Nekat Bawa Kabur Dua Mesin Robin dari Gudang Perusahaan
tribun pekanbaru
Dua unit mesin Robin yang diduga telah dicuri oleh dua pelaku berinisial YA dan A. Keduanya kini diamankan di Polsek Medang Kampai. 

tribunpekanbaru.com - Pelaku tindak pencurian dengan pemberatan diamankan petugas Polres Dumai pada Rabu (27/3) lalu. Tindak kriminal ini dilakukan oleh dua orang yaitu pria berinisial YA dan A.

Kedua pria ini diduga membobol gudang milik PT KID di kawasan Jalan Raya Pelintung, Kota Dumai. Namun aksi keduanya harus berakhir dengan penangkapan oleh Polisi.

YA dan A diamankan setelah diduga mengambil dua unit mesin Robin senilai Rp6 juta dari gudang perusahaan pupuk tersebut.

Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan melalui Paur Humas Polres Dumai, Iptu Dedi Nofarizal pada Jumat (29/3), aksi keduanya ketahuan setelah pada Sabtu (23/3) subuh lalu, petugas piket keamanan memeriksa gudang atas laporan seorang pegawai perusahaan.

"Keamanan sekaligus pelapor ini kemudian memeriksa gudang dan menemukan dua mesin Robin sudah raib. Petugas keamanan tersebut kemudian berinisiatif melaporkan ke Polsek Medang Kampai," ungkap Dedi Nofarizal.

Tak menunggu lama, laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas kepolisian setempat dengan melakukan penyelidikan di lapangan. Dari penyelidikan dan pemeriksaan para saksi, muncul dua nama yakni YA dan A yang kemudian diduga sebagai pelaku.

"Setelah dihimpun informasi lebih lanjut, petugas lantas menindaklanjuti dengan penangkapan terhadap keduanya. Kedua mesin Robin yang menjadi barang bukti pun ditemukan di kediaman pelaku di Jalan Bintan, Kota Dumai," tambah Dedi.

Atas aksi tersebut, keduanya kini harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Keduanya kita sangkakan telah melanggar pasal 363 KUHP tentang tindakan pencurian disertai pemberatan," tutur Paur Humas. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved