Pamit Jerat Babi, Pria Warga Dumai Ini Malah Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit

Pamit meninggalkan rumah untuk pergi berburu babi, warga Dumai ditemukan tidak bernyawa di kebun sawit di Dusun Muda Desa Pamesi< Bengkalis

Pamit Jerat Babi, Pria Warga Dumai Ini Malah Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit
Foto/Istimewa
JERAT BABI - Polisi dan warga membawa tubuh tak bernyawa Erwin Nainggolan (43) yang ditemukan tewas di kebun sawit di Dusun Muda Desa Pamesi Kecamatan Bathin Solapan Bengkalis. Korban sebelumnya pamit pergi menjerat babi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Pamit meninggalkan rumah untuk pergi berburu babi, warga Dumai ditemukan tidak bernyawa di kebun sawit di Dusun Muda Desa Pamesi, Bengkalis, Jumat (29/3/2019) siang kemarin.

Korban yang sudah dalam keadaan meninggal ini diketahui bernama Erwin Nainggolan (43) warga Desa Bukit Nenas kecamatan Bukit Kapur Dumai.

Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo mengungkapkan, dari keterangan keluarga korban, Erwin meninggalkan rumah sejak Senin lalu.

Dengan alasan akan pergi berburu babi dengan melakukan jerat.

Baca: Besok 60.324 Pelajar SMA/MA di Riau Hadapi UN 2019

Baca: 10 Persen Kades di Riau Berkonflik dengan Badan Permusyawaratan Desa

Setelah korban meninggalkan rumah pihak keluarga sempat berkomunikasi dengan korban terakhir kalinya Senin sore menggunakan seluler.

"Sampai besoknya korban tidak pulang, kemudian seluler korban juga tidak bisa di hubungi," cerita Kapolsek Mandau, Minggu (31/3/2019).

Tidak pulangnya korban membuat istri korban curiga, dan memberitahukan kepada keluarga dan tetangganya.

Kemudian keluarga dan tetangga korban langsung melakukan pencarian hari itu juga.

Pencarian yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil, sekitar pukul 12.00 WIB Jumat siang korban berhasil ditemukan, namun dalam keadaan sudah tidak bernyawa di sebuah kebun sudah masuk wilayah Bengkalis tepatnya di desa Pamesi Kecamatan Bathin Solapan.

Penemuan kondisi korban sudah tidak bernyawa ini langsung dilaporkan ke Polsek Mandau melalui Bhabinkamtibmas setempat.

"Petugas kita mendapat laporan ini langsung turun ke TKP, dan dilakukan olah TKP saat itu juga," terang Kapolsek.

Dari olah TKP petugas tidak menemukan adanya barang barang milik korban yang hilang sesuai yang diketahui keluarganya. Kemudian korban dibawa ke RSUD Duri untuk dilakukan visum.

"Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter RSUD Duri dari tubuh korban pihak rumah sakit tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan. Kemudian jasad korban juga langsung dibawa keluarga untuk di makamkan," tandasnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved