REI Riau Minta Jangan Persulit Perizinan Bangun Rumah Subsidi

Pengurus DPD REI Riau menyatakan komitmennya membantu pemerintah dalam hal penyediaan rumah subsidi MBR. Bahkan untuk tahun 2018 lalu, mereka telah be

REI Riau Minta Jangan Persulit Perizinan Bangun Rumah Subsidi
ISTIMEWA
Sekretaris DPD REI Provinsi Riau, Alfian 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengurus DPD REI Riau menyatakan komitmennya membantu pemerintah dalam hal penyediaan rumah subsidi MBR. Bahkan untuk tahun 2018 lalu, mereka telah berhasil mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

"Untuk target tahun 2019 ini kita ditetapkan sekitar 12 ribu unit rumah subsidi. Insya Allah kami bisa laksanakan. Namun tolong mudahkan perizinan kami," kata Ketua DPD REI Provinsi Riau Nur Syafri SE, melalui Sekretarisnya, H. Alfian, Minggu (31/3/2019).

Dikatakan, para pengembang di Riau kebanyakan pengembang kelas menengah, yang notabene-nya sangat perlu bantuan pemerintah. Terutama dalam hal regulasi dan perizinan di kabupaten/kota yang ada di Riau.

Adanya pertumbuhan properti yang kini melejit tinggi, diakuinya, karena pengembang di Riau banyak didukung pemerintah. Baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

"Supaya pengembangannya semakin baik, support kami. Beri ruang yang lebih dari biasanya kepada kami, agar visi misi yang diusung bisa terlaksana," pintanya.

Disebutkan juga, secara umum animo masyarakat Riau akan rumah subsidi sampai sekarang masih tinggi. Namun hingga akhir Maret, penjualan agak sedikit lesu.

Hal ini kemungkinan disebabkan beberapa faktor. Di antaranya karena tahun ini merupakan tahun politik, dan juga karena situasi ekonomi yang kini semakin sulit.

Hanya saja, DPD REI Riau masih optimis, siapapun presiden yang terpilih pasca Pilpres 17 April nanti, keadaan akan semakin membaik.

"Harapan kami pengembang rumah MBR, tolong kami untuk memudahkan pembangunan. Karena banyak yang hidup di sini. Tolong disesuaikan harga. Termasuk untuk harga baru untuk rumah subsidi tahun 2019 ini kabarnya akan naik maksimal 7 persen dari harga lama Rp 130 juta, kami sangat setuju. Itu kami tunggu secepatnya agar terealisasi," katanya, didampingi Bendahara H. Yendrizal SE MM.

Cawapres Sandiaga Uno, saat berkunjung ke Pekanbaru beberapa waktu lalu, juga sempat menyampaikan harapannya agar pengembangan di Riau, bisa lebih ditingkatkan. (dri)

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved