Bersempena April Mop, Google Rilis Software Pembersih Layar Ponsel

Google merilis video yang memamerkan software pembersih layar ponsel. Video itu dirilis untuk menyambut momen April Mop.

Bersempena April Mop, Google Rilis Software Pembersih Layar Ponsel
foto/net
ilustrasi pembersih google 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Setelah menghadirkan game lawas "Snake" pada menu khusus di aplikasi Google Maps, Google merilis video yang memamerkan software pembersih layar ponsel.

Video itu dirilis untuk menyambut momen April Mop. Software bernama Screen Cleaner itu diunggah di aplikasi media penyimpanan besutan Google bernama Files by Google.

Seperti namanya, fitur itu diklaim berfungsi membersihkan layar ponsel menggunakan software.

Google mengklaim fitur itu bisa membersihkan permukaan layar ponsel dari berbagai kotoran fisik, seperti noda, debu, hingga cairan.

Kok bisa? Menurut penjelasan Google, di dalam sebuah video tentang fitur Screen Cleaner, fitur ini memanfaatkan teknologi smudge detector API, semacam sebuah sistem untuk mendeteksi kotoran di permukaan layar, yang ditanamkan di dalam aplikasi Files.

Kemudian, jika ada kotoran yang terdeteksi di layar (besar kotoran dideteksi menggunakan teknologi geometric dirt models), aplikasi itu bakal mengirimkan sinyal getaran ringan (micromovement generator) untuk menghilangkan noda dari layar ponsel.

Lalu, setelah bersih, ponsel akan dilindungi dengan pelindung yang dihasilkan dari getaran ponsel untuk menghadang noda yang mengancam layar ponsel, sebagaimana dilansir oleh KompasTekno dari PhoneArena, Senin (1/4/2019).

Cara menggunakan fitur ini pun sangat mudah. Pengguna cukup membuka aplikasi Files lalu pilih tombol "Activate" pada menu "Screen cleaner" untuk membersihkan layar ponsel.

Setelah itu, robot pembersih akan mendeteksi kotoran, menggunakan teknologi smudge detector API dan geometric dirt models tadi, lalu membersihkan kotoran tersebut dengan getaran ringan.

Benarkah demikian? Berdasarkan uji coba yang dilakukan KompasTekno pada aplikasi Files, fitur ini nyatanya tidak bisa membersihkan layar ponsel.

Sebab, secara teknologi, sejatinya software belum bisa membersihkan hardware (layar) ponsel, apalagi untuk melakukan kegiatan bersih-bersih secara fisik tanpa usaha pengguna.

Terlepas dari itu, fitur ini sendiri agaknya merupakan upaya Google untuk mempromosikan aplikasi Files sekaligus meramaikan momen April Mop, atau satu hari yang ramai dengan informasi intrik serta tipuan, yang jatuh setiap tanggal 1 April setiap tahunnya.

Dengan kata lain, Google menghadirkan fitur yang bisa dibilang tidak ada fungsinya sama sekali di aplikasi Files ini, alias hanya untuk senang-senang.

Meski begitu, Google tampaknya serius ketika mendemonstrasikan dan menjelaskan teknologi yang ada di dalam fitur ini. Keseriusan Google bisa dilihat di video berikut. (*)

Penulis: ihsan
Editor: ihsan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved