Indragiri Hilir

Buahan Beracun yang Digemari untuk Dijadikan Makanan, Tumbuhnya Liar di Tepi Sungai

Buah yang tumbuh liar di pinggiran Sungai Reteh dan Gangsal ini, menjadi idola setelah diolah menjadi manisan.

Buahan Beracun yang Digemari untuk Dijadikan Makanan, Tumbuhnya Liar di Tepi Sungai
Istimewa
Manisan Buah Pele Kambeng 

Buahan Beracun yang Digemari untuk Dijadikan Makanan, Tumbuhnya Liar di Tepi Sungai

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Buahan ini mungkin masih terasa asing bagi masyarakat umumnya.

Namun saat ini, buah yang tumbuh liar di pinggiran Sungai Reteh dan Gangsal ini, menjadi idola setelah diolah menjadi manisan.

Dikenal sebagai Buah Pele Kambeng, tanamannya tumbuh liar di tepi sungai.

Mungkin juga tidak ada yang mengira buah ini juga berbahaya dan memiliki racun sebelum diolah menjadi manisan.

Buah pele kambeng menurut masyarakat memang nama yang sengaja diberi nama demikian.

Baca: KRONOLOGI Penemuan 12 Siswa SMK Kehutanan Pekanbaru Setelah 20 Jam Tersesat di Hutan TNBT Riau

Alasannya, masyarakat memang tidak mengetahui nama latinnya dan buah tersebut mirip dengan pele kambeng.

Perlu keahlian khusus dalam mengolah buah pele kambing menjadi manisan yang lezat dan digemari.

Menurut, Mohd Daud, seorang masyarakat Desa Pasar Kembang, Kota baru yang ikut mengembangkan manisan buah pele kambeng di Kecamatan Keritang, memang tidak ada sejarah khusus mengenai buah ini.

Hanya saja sejak dulu terdapat masyarakat yang pandai mengolah dan menurunkan keahlian tersebut kepada keluarganya.

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved