Pekanbaru

Belum Ada Solusi Bagi Guru Sertifikasi, DPRD Kota Pekanbaru Bakal Gunakan Hak Interpelasi

DPRD Kota Pekanbaru berencana menggunakan hak interpelasi mempertanyakan kebijakan Peraturan Walikota Pekanbaru No. 7 tahun 2019

Belum Ada Solusi Bagi Guru Sertifikasi, DPRD Kota Pekanbaru Bakal Gunakan Hak Interpelasi
Tribun Pekanbaru/Dodi Vladimir
Kesal Aksi Tidak Ditanggapi Walikota, Para Guru Sertifikasi Duduki Mal Pelayanan Publik 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- DPRD Kota Pekanbaru berencana menggunakan hak interpelasi. Dewan bakal mempertanyakan kebijakan Peraturan Walikota Pekanbaru No. 7 tahun 2019 tentang pemberian tambahan penghasilan bagi pejabat, PNS dan CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Legislator menilai belum ada upaya Walikota Pekanbaru merangkul para guru sertifikasi.

Guru Sertifikasi sampai saat ini masih menuntut agar Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) bagi guru sertifikasi dibayarkan.

"Kalau tidak ada tanggapan dari Walikota Pekanbaru, maka kami bakal gunakan hak interpelasi," tegas Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz usai rapat dengar pendapat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (4/4/2019).

Politikus Partai Nasdem menyayangkan sikap Walikota Pekanbaru, Firdaus MT.

Baca: Walikota Pekanbaru Tak Hadir Rapat Dengar Pendapat, Guru Sertifikasi Soraki Kepala Inspektorat

Ia menyebut dewan sudah mengundang Walikota Pekanbaru secara kelembagaan.

Firdaus malah tidak hadir dalam rapat dengar pendapat itu.

Zulfan menegaskan agar pemerintah kota serius menanggapi tuntutan dari para guru sertifikasi.

Walikota Pekanabaru bisa mengundang para guru untuk bertemu.

"Rangkul para guru, jangan dibiarkan begitu saja," paparnya.

Para guru juga mengancam bakal menggelar aksi lanjutan.

Para guru bakal kembali turun ke jalan karena tuntutan terkait TPP belum kunjung ada solusi.

Baca: Wali Kota Tunggu Hasil Konsultasi Perwakilan Guru Sertifikasi di Kementerian

Aksi tersebut bisa saja berdampak kepada para siswa yang bakal menjalani Ujian Nasional (UN) tingkat SMP tahun 2019.

"Saya juga dengar agar akomodir tuntutan guru. Jangan main-main dalam menanganinya," tegasnya. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Penulis: Fernando
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved